Google PlayApp Store
Sampul cerita Urashima Taro dan Istana Laut

Urashima Taro dan Istana Laut

10 halaman3 menit 32 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

Di tepi laut Jepang, dahulu sekali, hiduplah nelayan muda bernama Urashima Taro. Ia baik hati. Suatu sore ia melihat anak-anak mengganggu seekor penyu kecil di pantai. «Hei, lepaskan penyu itu,» katanya lembut. «Laut adalah rumahnya.»

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

Anak-anak pergi, dan Taro mengantar penyu kecil itu ke air. Beberapa hari kemudian, seekor penyu besar muncul dari ombak. «Terima kasih sudah menolong anakku,» katanya. «Naiklah ke punggungku. Putri Laut ingin berterima kasih padamu.»

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

Taro naik, dan mereka menyelam. Di dasar laut berdiri Istana Laut dari karang dan mutiara, berkilau kehijauan. Ikan-ikan berenang seperti kupu-kupu. Putri Otohime menyambutnya. «Selamat datang, Urashima Taro yang baik hati.»

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google PlayUnduh di App Store
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

Hari-hari di istana laut sungguh menyenangkan. Ada tarian ikan, lagu kerang, dan jamuan lezat. Di istana itu, waktu terasa berhenti. Taro tertawa setiap hari. Tapi lama-lama ia teringat kampungnya. «Aku rindu rumah,» katanya pelan.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

«Aku mengerti,» kata Putri Otohime. Ia memberi Taro kotak kecil berpita. «Ini kotak kenangan. Bawalah, tapi jangan dibuka sembarangan, ya. Bukalah hanya saat kau benar-benar membutuhkannya.» Taro mengangguk dan berpamitan.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

Penyu besar mengantar Taro ke pantai. Tapi... kampungnya terlihat berbeda. Pohon-pohon lebih tinggi. Rumah-rumah baru. Anak-anak yang bermain di pantai tak ia kenal. «Ada apa ini?» bisik Taro bingung.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

Seorang nenek tua berkata, «Urashima Taro? Ah, itu nama dari cerita lama. Ia pergi ke laut puluhan tahun yang lalu.» Taro terkejut. Di istana laut, waktu berjalan berbeda! Sehari di sana ternyata setahun di darat.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

Taro duduk di pantai memeluk kotak itu. «Sekaranglah saatnya,» bisiknya, lalu membuka tutupnya. Kabut lembut berhamburan, harum seperti istana laut. Rambut Taro berubah putih keperakan — waktu yang tertinggal kembali padanya, pelan dan hangat.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

Kini Taro menjadi kakek yang bijak. Keluarga adiknya menyambutnya di rumah lama. «Paman Taro dari cerita Nenek! Kau nyata!» seru anak-anak. Setiap sore Taro bercerita tentang istana laut, dan penyu besar muncul di ombak, mengangguk padanya.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 10

«Waktu di laut memang berjalan berbeda,» kata Taro sambil tersenyum. «Tapi kebaikan tidak pernah berubah.» Ombak berdesir pelan... syuuh... syuuh... Pejamkan matamu sambil mendengar desir ombak di hatimu. Tidur yang tenang, ya.

Tentang cerita ini

Urashima Taro adalah salah satu legenda tertua Jepang: nelayan itu sudah disebut dalam catatan sejarah dan kumpulan puisi abad ke-8, jauh sebelum dongeng-dongeng lain dituliskan. Istana Laut, Putri Otohime, dan kotak yang tak boleh dibuka dikenal setiap anak Jepang. Kisah waktu yang berjalan berbeda di dunia lain ada di banyak negara.

Penyu laut yang menjadi kunci cerita ini bertelur di banyak pantai Indonesia: Pangumbahan di Sukabumi, Pulau Derawan di Kalimantan Timur, Serangan di Bali, dan taman-taman nasional pesisir. Beberapa tempat menerima pengunjung saat pelepasan tukik. Pesan Taro di halaman pertama berlaku betul: penyu jangan diganggu.

Cocok untuk usia 5–9 tahun. Dalam versi klasik Taro membuka kotak itu dan seketika menjadi kakek renta yang sendirian, tanpa siapa pun yang mengenalnya; versi kami menjadikan perubahan itu hangat dan mengembalikannya ke keluarga adiknya. Bahan ngobrol: kalau kamu di tempat yang sangat menyenangkan, apa yang membuatmu tetap ingin pulang?

Untuk orang tua

Pesan moral

Waktu bisa berubah, tapi kebaikan hati tidak pernah berubah.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Kenapa penyu besar mengajak Taro ke Istana Laut?
  2. Apa yang aneh ketika Taro pulang ke kampungnya?
  3. Apa yang keluar dari kotak pemberian Putri Otohime?
  4. Kalau kamu melihat binatang kecil diganggu, apa yang akan kamu lakukan?

Untuk kelas

penyukarangmutiarajamuanberpamitankabut

Cerita lain: Cina & Jepang

Semua cerita →

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.