Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Laut dan isinya · Subtopik: Menolong yang kecil, kebaikan yang tak berubah
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Urashima Taro dan Istana Laut (dongeng Jepang, 10 halaman, 4 menit)
- Dimensi profil lulusan: Kewargaan, Penalaran Kritis
Tujuan pembelajaran
- Anak menceritakan apa yang Taro lakukan saat melihat penyu kecil diganggu.
- Anak menyebutkan mengapa penyu besar mengajak Taro ke Istana Laut.
- Anak menceritakan apa yang aneh ketika Taro pulang ke kampungnya.
- Anak menyebutkan apa yang keluar dari kotak pemberian Putri Otohime.
Alat dan bahan
- Cerita Urashima Taro dan Istana Laut: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 2 atau 3 (cetak sesuai jumlah anak).
- Kain biru sebagai laut; satu penyu kertas.
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Siapa yang pernah melihat binatang kecil diganggu? Apa yang kalian lakukan?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Ini Taro, nelayan muda di tepi laut. Laut itu rumah siapa saja?»
- Perkenalkan 3 kata: karang, mutiara, jamuan.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar atau bacakan halaman 1–6. Berhenti di akhir halaman 6, saat Taro bingung melihat kampungnya sudah lain. Tanya: «Menurut anak-anak, mengapa kampungnya berubah?»
- Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10. Jeda, lalu tanya: «Sesudah kotak dibuka, Taro menjadi siapa?»
- Mengaplikasi: «Mengantar penyu pulang»: bentangkan kain biru sebagai laut. Anak bergiliran membawa penyu kertas, lalu meletakkannya di kain sambil berkata «Laut adalah rumahmu». Tanya: «Apa yang Taro katakan pada anak-anak yang mengganggu penyu?»
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 3 (Istana Laut) atau halaman 2 (Taro naik ke punggung penyu). Tanya: «Mengapa penyu besar mengajak Taro ke Istana Laut?»
- Merefleksi: Bahas: «Apa yang aneh ketika Taro pulang ke kampungnya?», «Apa yang keluar dari kotak pemberian Putri Otohime?», «Kalau kamu melihat binatang kecil diganggu, apa yang akan kamu lakukan?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: Anak bergiliran menyebutkan satu hal yang Taro lihat di Istana Laut.
- Ulangi kata baru: penyu, karang, mutiara, jamuan, kabut.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu tanya apa yang berubah di kampung sejak orang tua kecil.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Menolong penyu: anak menceritakan Taro meminta penyu dilepaskan, lalu mengantarnya ke air.
- Alasan undangan: anak menyebutkan penyu besar berterima kasih karena anaknya ditolong.
- Kampung berubah: anak menyebutkan pohon lebih tinggi dan rumah-rumah baru.
- Isi kotak: anak menyebutkan kabut, lalu rambut Taro berubah putih.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai), catatan anekdot saat bermain.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): bacakan sampai halaman 10 seperti biasa; yang disederhanakan hanya ragam main dan pertanyaannya. Cukup satu ragam main «Mengantar penyu pulang»; ganti mewarnai dengan menunjuk halaman 2: «Kenapa penyu besar mengajak Taro ke Istana Laut?»
- Halaman 8 membingungkan: rambut Taro berubah putih; jangan diperankan. Tidak ada yang dihukum; kotak itu dibuka sesuai pesan Putri Otohime (halaman 5). Kalau anak takut, katakan: «Taro tidak apa-apa; ia jadi kakek yang bijak dan disambut keluarga adiknya.»
- Taro dan Putri Otohime tokoh cerita lama orang Jepang, bukan pelajaran agama.