Google PlayApp Store

Di balik Cerita ada dua orang

Danil dan Rama. Di sini kami bercerita bagaimana kami bertemu, kenapa kami membuat aplikasi dongeng untuk anak Indonesia, dan apa yang ingin kami ubah.

Potret Danil

Danil

Co-founder · produk dan teknologi

Danil sudah lima tahun bekerja sebagai pengembang perangkat lunak. Empat tahun terakhir ia tinggal di Bali — dan betah di sini.

Setahun lalu Danil mulai belajar bahasa Indonesia.

Di Cerita, Danil membuat aplikasinya: pembaca cerita dengan kata yang menyala mengikuti suara, situs ini, dan kabinet untuk guru.

Potret Rama

Rama

Co-founder · cerita dan bahasa

Rama adalah guru bahasa. Dulu ia mengajar bahasa Inggris, sekarang mengajar bahasa Indonesia.

Di Cerita, Rama bertanggung jawab menyiapkan dan menerbitkan cerita: setiap cerita ia periksa sebelum sampai ke anak-anak.

Bagaimana kami bertemu

Kami bertemu di Preply, tempat belajar bahasa secara online. Setahun lalu Danil mencari guru bahasa Indonesia dan memilih Rama.

Dari murid dan guru, kami menjadi dua orang yang membuat Cerita bersama.

Idenya

Kami berdua orang tua. Untuk anak-anak kami, kami ingin sesuatu yang lebih layak dan lebih sehat daripada yang sekarang ada di pasaran: aplikasi yang penuh iklan, terus meminta bayaran tambahan, fiturnya sering bermasalah, dan ceritanya asal jadi.

Karena itu kami mengambil cerita yang sudah ratusan tahun diwariskan dari mulut ke mulut — Malin Kundang, Timun Mas, Si Kancil — dan membawanya kepada anak-anak kami, dalam bahasa mereka sendiri, bukan dongeng terjemahan.

Idenya sederhana: cerita Nusantara yang dibacakan dengan suara, bergambar di setiap halaman, dalam bahasa Indonesia yang ramah anak — dan tanpa satu pun iklan.

Bagaimana kami membuatnya

345 cerita

Legenda dari Sumatra sampai Papua, fabel Si Kancil, mitos dunia, dan cerita asli tentang Milo si kucing.

Suara di setiap halaman

Narasi dengan musik latar, dan kata yang sedang dibacakan ikut menyala.

Gambar di setiap halaman

Satu ilustrasi penuh untuk setiap halaman cerita.

Catatan orang tua

Pesan moral dan pertanyaan untuk ngobrol bersama anak setelah cerita.

Tanpa iklan, tanpa akun

Tidak ada yang menyela cerita, dan kami tidak mengumpulkan data anak.

Gratis untuk guru

RPPH, kartu diskusi, lembar mewarnai, dan kode PR untuk setiap cerita.

Yang ingin kami ubah

Hari ini anak menonton apa saja yang muncul di layar, dari satu video ke video berikutnya, tanpa arah. Banyak yang tidak lagi mengenal cerita rakyat dari daerahnya sendiri.

Kami ingin Cerita menjadi jembatan antara orang tua dan anak: mendengarkan cerita bersama, lalu membicarakannya — apa yang terjadi, kenapa, dan apa yang bisa dipelajari. Setiap cerita membawa kata dan hal baru untuk anak.

Unduh di Google PlayUnduh di App Store