Google PlayApp Store
Sampul cerita Semut dan Belalang

Semut dan Belalang

10 halaman3 menit 3 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

Belalang hijau pandai bernyanyi. Sepanjang hari ia melompat dan bermain musik di ladang yang cerah. Tak jauh dari sana, barisan semut bekerja mengangkut biji-bijian ke rumah mereka.

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

“Hai, Semut kecil!” seru belalang. “Hari secerah ini kok bekerja terus? Ayo menari bersamaku!” Seekor semut menoleh sambil memikul biji gandum. “Kami sedang menyimpan makanan,” jawabnya. “Musim hujan akan datang.”

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

Belalang tertawa. “Musim hujan masih lama! Lihat, matahari bersinar, rumput manis ada di mana-mana.” Ia pun bernyanyi lagi. Semut-semut terus berjalan, bolak-balik, membawa bekal ke rumah mereka di bawah tanah.

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google PlayUnduh di App Store
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

Hari berganti hari. Belalang terus bernyanyi. Semut terus bekerja. Lumbung kecil di bawah tanah makin penuh: ada biji rumput, remah roti, dan potongan daun yang manis.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

Lalu langit berubah kelabu. Hujan turun berhari-hari. Ladang tergenang air, rumput manis tenggelam. Belalang berteduh di bawah daun, perutnya berbunyi keras. “Aduh... di mana aku bisa mencari makan?”

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

Dengan tubuh basah, belalang mengetuk pintu rumah semut. “Permisi...” katanya lirih. “Bolehkah aku minta sedikit makanan? Aku lapar dan kedinginan.” Pintu kecil itu terbuka. Semut memandangnya dengan iba.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

“Masuklah dulu, hangatkan badanmu,” kata semut. “Sepanjang musim cerah kamu bernyanyi. Mengapa kamu tidak menyimpan bekal?” Belalang menunduk malu. “Aku terlalu asyik bermain. Aku lupa memikirkan hari esok.”

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

Semut-semut berunding sebentar, lalu mengangguk. “Kami akan berbagi. Tapi musim depan, ayo menabung bersama kami.” Belalang mengangkat kepalanya. “Janji! Dan aku akan menghibur kalian dengan laguku selama bekerja.”

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

Sejak itu, rumah semut menjadi hangat oleh musik. Belalang bernyanyi pelan, semut-semut makan malam bersama. Di luar, hujan menetes lembut di atas daun-daun.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 10

Ketika musim cerah kembali, belalang ikut memanggul biji-bijian sambil tetap bernyanyi riang. Bekerja dulu, bermain kemudian — dan malam pun terasa tenang. Sekarang tutuplah matamu. Tidurlah, seperti semut-semut kecil di rumah hangatnya.

Tentang cerita ini

Semut dan belalang termasuk fabel Aesop yang paling sering diceritakan ulang: pertanyaannya — bermain dulu atau bersiap dulu — dihadapi setiap anak, dan diam-diam juga setiap orang dewasa. Fabel seperti ini sudah berumur ribuan tahun, tetapi rasanya selalu baru setiap kali musim hujan datang.

Jangkar dunia nyatanya ada di halaman rumah: semut sungguhan memang menyimpan makanan di sarangnya. Ajak anak berjongkok mengamati barisan semut — mereka sanggup menggotong remah yang jauh lebih besar dari badannya, bolak-balik tanpa kenal lelah, persis seperti di cerita.

Cocok untuk usia 4–8 tahun. Perlu jujur: dalam versi-versi lama semut menolak belalang yang kelaparan. Versi kami memilih akhir yang hangat — semut berbagi, dan belalang membalas dengan lagu serta ikut bekerja di musim berikutnya. Bahan obrolan: bekerja dan bermain tidak harus bermusuhan; "tabungan" kecil apa yang bisa kita siapkan bersama untuk besok?

Untuk orang tua

Pesan moral

Bersenang-senang itu boleh, tetapi jangan lupa bersiap untuk hari esok.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Apa yang dilakukan para semut sepanjang musim cerah?
  2. Mengapa belalang kelaparan ketika musim hujan tiba?
  3. Menurutmu, baikkah keputusan semut untuk berbagi? Mengapa?
  4. Kamu sendiri lebih suka bermain dulu atau menyelesaikan tugas dulu? Mengapa?

Untuk kelas

ladangmemikulbekallumbungtergenangberteduhmenabung

Cerita lain: Aesop

Semua cerita →

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.