Google PlayApp Store
Sampul cerita Singa dan Tikus

Singa dan Tikus

9 halaman2 menit 48 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

Di tengah hutan yang hangat, seekor singa besar tidur siang di bawah pohon. Surainya tebal. Dengkurnya seperti guntur kecil. Semua binatang berjalan pelan-pelan di dekatnya.

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

Seekor tikus kecil sedang terburu-buru. Ia tidak melihat jalan. Hup! Ia terpeleset dan jatuh tepat di atas hidung singa. Singa membuka matanya. Kaki besarnya menangkap tikus itu dengan sekali gerak.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

“Berani sekali kamu membangunkanku,” gerutu singa. Tikus gemetar. “Maafkan aku, Raja Hutan! Aku tidak sengaja. Lepaskan aku, dan suatu hari aku akan menolongmu.” Singa tertawa sampai daun-daun bergetar. “Kamu? Menolongku?”

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google PlayUnduh di App Store
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

“Sekecil ini mau menolong singa?” Singa menggeleng-geleng, masih tersenyum geli. “Baiklah, pergilah. Kamu sudah membuatku tertawa.” Ia mengangkat kakinya. Tikus membungkuk dalam-dalam, lalu berlari pulang.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

Beberapa hari kemudian, hutan gempar. Singa terjerat jaring pemburu! Ia meronta-ronta, tetapi tali-tali itu makin erat. “Tolong! Tolooong!” aumnya. Suaranya menggema sampai ke ujung hutan.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

Tikus kecil mendengar auman itu. Ia berlari secepat kilat, melompati akar dan batu. “Bertahanlah, Raja Hutan! Aku datang!” serunya. Singa memandang heran. Sekecil itu, apa yang bisa dilakukannya?

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

Tikus mulai menggigit tali jaring. Krik... krik... krik... Giginya kecil tetapi tajam. Satu tali putus. Lalu dua. Lalu tiga. Ia bekerja tanpa berhenti sampai jaring itu terbuka lebar.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

Singa melangkah keluar. Bebas! Ia menunduk dalam-dalam kepada tikus. “Dulu aku menertawakanmu,” katanya pelan. “Ternyata sahabat kecil bisa memberi pertolongan yang besar. Terima kasih, Tikus.”

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

Sejak hari itu, singa dan tikus bersahabat. Sore-sore mereka duduk bersama di batu besar, memandang matahari terbenam. Malam ini hutan tenang; singa dan tikus tertidur damai. Selamat tidur juga untukmu, sahabat kecilku.

Tentang cerita ini

Singa dan tikus adalah fabel Aesop tentang hal yang disukai semua anak: yang paling kecil ternyata bisa menolong yang paling besar. Sudah ribuan tahun cerita ini dipakai orang tua di berbagai negeri untuk mengatakan satu hal: jangan pernah meremehkan siapa pun.

Detail giginya bukan karangan: gigi seri tikus sungguhan terus tumbuh sepanjang hidupnya, sehingga tikus selalu mengerat benda-benda keras. Itulah sebabnya gigi sekecil itu sanggup memutus tali jaring — para pengerat memang ahli menggigit yang ulet dan tekun.

Cocok untuk usia 4–8 tahun. Bahan obrolan: singa sempat tertawa dulu, baru kemudian berterima kasih — kita pun kadang keliru menilai orang dari ukurannya. Tanyakan pada anak: pertolongan kecil apa yang pernah kamu berikan untuk orang yang lebih besar? Menolong tidak perlu menunggu badan besar.

Untuk orang tua

Pesan moral

Kebaikan sekecil apa pun tidak pernah sia-sia; yang kecil pun dapat menolong yang besar.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Siapa yang membangunkan singa dari tidur siangnya?
  2. Mengapa singa tertawa mendengar janji tikus?
  3. Bagaimana cara tikus membebaskan singa dari jaring?
  4. Siapa sahabat kecilmu, dan bagaimana kalian saling menolong?

Untuk kelas

suraidengkurterjeratjaringpemburumerontamenggema

Cerita lain: Aesop

Semua cerita →

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.