

Halaman 1
Seorang raja punya tiga putra. "Sudah waktunya kalian menikah," kata raja. "Panahlah anak panah. Ke mana jatuhnya, di sana jodohmu." Panah kakak pertama jatuh di rumah bangsawan. Panah kakak kedua di rumah saudagar. Panah Ivan... jatuh di rawa.

Halaman 2
Di tepi rawa, anak panah Ivan dipegang seekor katak hijau. "Jadilah istriku, Pangeran Ivan," kata katak itu. Ivan terkejut, tapi ia menepati aturan ayahnya. Katak itu sebenarnya Vasilisa yang Bijak, putri yang disihir. Ivan belum tahu.
Halaman 3
Raja menguji para menantu. "Buatkan aku roti!" Malamnya, katak melepas kulitnya dan menjadi Vasilisa. Ia memanggang roti harum berhias gambar kota indah. Roti menantu lain keras dan gosong. "Roti dari rumah Ivan yang terbaik!" puji raja.
🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.
Unduh di Google PlayUnduh di App StoreHalaman 4
"Sekarang, tenunlah permadani!" kata raja. Semalam saja, Vasilisa menenun permadani bergambar bintang dan sungai yang seolah mengalir. "Indah sekali!" seru raja. "Besok, datanglah semua ke pesta istana bersama istri kalian." Ivan pulang cemas.
Halaman 5
Di pesta, semua berbisik-bisik menunggu. Lalu masuklah Vasilisa yang Bijak dalam gaun berwarna langit. "Itulah istriku," kata Ivan bangga. Vasilisa menari, dan dari lengan bajunya muncul danau kecil dengan angsa-angsa putih. Semua tamu terpukau.
Halaman 6
Ivan berlari pulang. Ditemukannya kulit katak dan dilemparnya ke tungku. "Sekarang ia takkan jadi katak lagi!" Tapi Vasilisa pulang dan menjadi pucat. "Oh, Ivan. Sedikit lagi sihirku habis. Kini aku harus pergi ke negeri Koschei, penyihir tua itu."
Halaman 7
Vasilisa pun lenyap. Ivan mencarinya sampai sepatunya aus. Akhirnya ia tiba di rumah berkaki ayam milik Baba Yaga, nenek penyihir tua. "Tunjukkan jalan ke negeri Koschei." "Hmm, berani juga kamu," katanya. "Kekuatan Koschei ada di ujung jarum ajaib."
Halaman 8
"Jarum itu di dalam telur, telur di dalam bebek, bebek di dalam kelinci, dan kelinci di dalam peti di atas pohon ek tua," kata Baba Yaga. "Pergilah, Ivan!" Ivan berterima kasih, lalu berangkat mencari pohon ek itu.
Halaman 9
Di jalan, Ivan menolong beruang, kelinci, dan seekor ikan yang terdampar. "Kami akan menolongmu juga," janji mereka. Benar saja: beruang merobohkan pohon ek, peti pun pecah. Kelinci mengejar bebek, dan ikan mengambil telur dari sungai.
Halaman 10
Di istananya, Koschei berteriak, "Kembalikan jarumku!" Ivan mematahkan ujung jarum itu — tik! Seketika sihir Koschei lenyap seperti asap tertiup angin. Ia menjadi kakek kurus yang tak berdaya, lalu lari entah ke mana. Vasilisa berlari memeluk Ivan.
Halaman 11
Ivan dan Vasilisa pulang, disambut pesta yang hangat. Tidak ada lagi kulit katak, tidak ada Koschei. Malam di istana tenang dan aman. Lilin-lilin dipadamkan satu per satu. Seperti itu juga matamu: redup... redup... lalu terpejam. Selamat tidur.
"Putri Katak" (Tsarevna-lyagushka) adalah salah satu dongeng Rusia paling dicintai, tercatat dalam kumpulan Alexander Afanasyev abad ke-19. Di sini berkumpul tokoh besar dongeng Rusia: Vasilisa yang Bijak, Baba Yaga, dan Koschei yang nyawanya tersembunyi di ujung jarum. Susunan telur dalam bebek, bebek dalam kelinci itu sudah menjadi teka-teki rakyat di Rusia.
Katak hijau di rawa Rusia punya banyak saudara di sini: katak sawah yang bernyanyi ramai setelah hujan, atau katak pohon hijau di daun; ajak anak mendengarkan suaranya di malam hari. Cara Koschei menyimpan nyawa, kotak dalam kotak, mirip boneka matryoshka — mudah ditiru dengan beberapa kotak yang ukurannya bertingkat.
Cocok untuk usia 5–9 tahun. Aslinya Koschei mati begitu jarumnya patah; versi kami hanya menghilangkan sihirnya sehingga ia jadi kakek kurus yang kabur. Bahan ngobrol: kenapa membakar kulit katak tanpa bertanya dulu justru membuat Vasilisa pergi? Kenapa beruang, kelinci, dan ikan mau menolong Ivan?
Bersabarlah dan jangan memaksakan sesuatu sebelum waktunya — dan kebaikan yang kita tanam akan kembali menolong kita.
Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.