Google PlayApp Store
Sampul cerita Lobak Raksasa

Lobak Raksasa

9 halaman3 menit 23 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

Musim semi tiba di desa. Kakek menanam benih lobak di kebunnya. "Tumbuhlah, lobakku, manis dan kuat!" katanya setiap pagi. Ia rajin menyiramnya. Lobak itu pun tumbuh. Tumbuh, dan tumbuh... sampai besar sekali, seperti bukit kecil di kebun.

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

Waktu panen pun tiba. Kakek memegang daun lobak dan menarik. Hup! Hup! Lobak tidak bergerak sedikit pun. "Wah, kuat sekali lobak ini," kata Kakek sambil mengelap keringat di dahinya. Ia menarik napas, lalu berseru, "Nek! Tolong aku!"

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

Nenek bergegas datang. Nenek menarik Kakek, Kakek menarik lobak. Hup! Hup! Lobak bergeming, hanya daunnya yang bergoyang sedikit. "Lobak ini benar-benar raksasa," kata Nenek terengah-engah. "Cucuku sayang, tolong kami!"

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google PlayUnduh di App Store
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

Sang cucu berlari dari rumah. Cucu menarik Nenek, Nenek menarik Kakek, Kakek menarik lobak. Hup! Hup! Tetap saja tidak berhasil. "Kita butuh bantuan lagi!" seru cucu. Ia memanggil anjing mereka, "Zhuchka, kemari!"

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

Zhuchka datang sambil menggonggong. Zhuchka menarik cucu, cucu menarik Nenek, Nenek menarik Kakek, Kakek menarik lobak. Hup! Hup! Lobak bergerak... sedikit sekali! "Hampir!" seru semua. "Kucing, bantu kami!"

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

Kucing belang melompat turun dari jendela. Kucing menarik Zhuchka, Zhuchka menarik cucu, cucu menarik Nenek, Nenek menarik Kakek, Kakek menarik lobak. Hup! Hup! Masih kurang sedikit lagi. Lalu terdengar suara mungil, "Cit-cit! Aku bisa bantu!"

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

Semua menoleh. Seekor tikus kecil berdiri di ujung barisan. "Kamu kan kecil sekali," kata kucing. "Walau kecil, tenagaku tetap menambah!" jawab tikus. Ia memegang ekor kucing erat-erat. "Siap semua? Satu... dua... tiga... tarik!"

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

Huuup! Bletak! Lobak raksasa tercabut dari tanah! Semua jatuh terduduk, lalu tertawa bersama-sama. "Ternyata tenaga si kecil yang melengkapi kekuatan kita," kata Kakek. Malam itu Nenek memasak sup lobak yang manis, dan semua makan sampai kenyang.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

Perut kenyang, badan lelah, hati senang. Kakek terkantuk-kantuk di kursinya, kucing meringkuk dekat tungku, tikus tidur di lubangnya. Sup hangat, rumah hangat. Ayo, kecilkan suaramu, rebahkan badanmu. Tidur yang nyenyak, ya, sampai besok pagi.

Tentang cerita ini

"Lobak Raksasa" (Repka) mungkin dongeng Rusia yang paling sering diceritakan kepada balita: pendek, berulang, hafal sekali baca. Ia tercatat oleh Alexander Afanasyev pada abad ke-19, dan urutan penarik yang kita kenal, dari Kakek sampai tikus dengan anjing Zhuchka, menjadi baku lewat buku bacaan sekolah Rusia.

Lobak dalam cerita ini lobak bulat putih-ungu yang dulu menjadi makanan pokok petani Rusia sebelum kentang datang. Di pasar kita ada lobak putih panjang; ajak anak memegang dan merasakan beratnya. Di pot pun bibit lobak tumbuh cepat: dalam beberapa minggu sudah bisa "dipanen" dengan ditarik ramai-ramai.

Cocok untuk usia 3–6 tahun. Cerita aslinya memang sesederhana ini, jadi versi kami nyaris tidak mengubah apa-apa; kami hanya menambahkan sup lobak dan malam yang tenang di akhir. Bahan ngobrol: kenapa lobak baru tercabut setelah tikus yang paling kecil ikut menarik? Pekerjaan apa di rumah yang jadi ringan kalau dikerjakan bersama?

Untuk orang tua

Pesan moral

Pekerjaan berat menjadi ringan bila dikerjakan bersama — bantuan sekecil apa pun berarti.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Kenapa lobak Kakek bisa tumbuh besar sekali?
  2. Siapa saja yang ikut menarik lobak? Coba sebutkan urutannya!
  3. Kenapa lobak akhirnya tercabut setelah tikus kecil ikut menarik?
  4. Pernahkah kamu membantu pekerjaan di rumah? Apa yang kamu bantu?
kerja samagotong royongkeluarga

Untuk kelas

benihpanenkeringatbergemingmenggonggongtercabuttungku

Cerita lain: Rusia

Semua cerita →

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.