Google PlayApp Store
Sampul cerita Odin dan Sumur Kebijaksanaan

Odin dan Sumur Kebijaksanaan

9 halaman2 menit 51 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

Odin adalah raja Asgard, kota para dewa. Ia memakai jubah biru dan topi lebar. Dua ekor gagak bertengger di bahunya: Hugin dan Munin. Setiap pagi mereka terbang mengelilingi dunia, lalu pulang membawa kabar.

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

Tapi Odin belum puas. «Gagakku melihat banyak hal,» pikirnya, «tapi aku ingin memahami semuanya. Kenapa angin bertiup? Apa isi hati orang? Bagaimana caranya menjaga dunia?»

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

Di antara akar Yggdrasil, pohon dunia, ada sebuah sumur tua. Penjaganya bernama Mimir. Kata orang, siapa yang minum airnya akan menjadi bijaksana. Maka berangkatlah Odin, berjalan jauh melewati gunung dan kabut.

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google PlayUnduh di App Store
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

Mimir duduk di tepi sumur, janggutnya panjang seperti lumut. «Aku ingin minum air kebijaksanaan,» kata Odin. Mimir menggeleng pelan. «Air ini tidak gratis, Raja. Bayarannya mahal sekali.»

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

«Aku membawa emas,» kata Odin. «Bukan emas.» «Kuberikan mahkotaku.» «Bukan mahkota,» jawab Mimir. «Bayarannya satu matamu. Sebab melihat itu mudah, tapi memahami butuh pengorbanan.»

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

Odin terdiam lama. Ia memandang dunia yang luas. Lalu ia mengangguk. «Baiklah, Mimir. Satu mataku untuk sumurmu.» Sejak saat itu, satu mata Odin tinggal di dasar sumur, bersinar lembut seperti bintang kecil di dalam air.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

Mimir menimba air dengan tanduk. Odin minum pelan-pelan. Tiba-tiba dunia terasa terang! Ia mengerti bahasa burung, bisikan angin, bahkan isi hati orang yang sedang sedih.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

Odin pulang ke Asgard. Sejak itu topinya miring, menutupi matanya yang tinggal satu. «Apa kau menyesal?» tanya para dewa. Odin tersenyum. «Tidak. Aku memberikan satu mata, tapi kini aku melihat jauh lebih banyak.»

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

Malam pun tiba. Jauh di bawah akar pohon dunia, sumur Mimir berkilau tenang, seperti bintang yang tertidur di dalam air. Hugin dan Munin melipat sayap mereka. Pejamkan matamu pelan-pelan, dan bermimpilah yang indah.

Tentang cerita ini

Kisah Odin yang menyerahkan satu matanya demi seteguk air dari sumur Mimir tercatat dalam Voluspa, puisi tertua Edda Islandia, dan dijelaskan lagi oleh Snorri Sturluson pada abad ke-13. Karena itulah Odin selalu digambarkan bermata satu, ditemani dua gagak Hugin dan Munin — nama mereka berarti "pikiran" dan "ingatan".

Gagak adalah bagian cerita yang paling mudah ditunjukkan pada anak. Burung ini termasuk yang paling cerdas di dunia: bisa memecahkan teka-teki sederhana dan mengingat wajah orang. Kerabatnya hidup dekat dengan kita — gagak kampung yang berkaok di pohon tinggi. Sumur tua di kampung pun bisa jadi pintu masuk: airnya dalam dan memantulkan langit.

Cocok untuk usia 5–9 tahun. Pengorbanan mata itu memang ada dalam kanon; kami mempertahankannya tanpa darah dan tanpa rasa sakit — mata itu hanya tinggal di dasar sumur dan bersinar seperti bintang. Bahan ngobrol: apa yang rela kamu tukarkan untuk mengerti sesuatu yang sulit, dan apa bedanya melihat dengan memahami?

Untuk orang tua

Pesan moral

Ilmu dan kebijaksanaan tidak datang begitu saja — kita harus rela berusaha dan berkorban untuk belajar.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Apa yang diminta Mimir sebagai bayaran air sumur kebijaksanaan?
  2. Kenapa Odin mau memberikan satu matanya?
  3. Apa saja yang bisa dipahami Odin setelah minum air sumur?
  4. Kalau kamu ingin pintar, apa yang kamu lakukan? Belajar apa yang paling kamu suka?

Untuk kelas

jubahgagakbijaksanajanggutmahkotapengorbananmenimba

Cerita lain: Nordik

Semua cerita →

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.