

Halaman 1
Di tepi laut utara tinggal raksasa tua bernama Hymir. Ia nelayan paling berani di negerinya. Suatu hari Thor, dewa petir, datang bertamu. «Hymir, ajak aku memancing! Aku ingin ikan yang paling besar.»

Halaman 2
Hymir memandang laut yang kelabu. «Boleh, tapi jangan jauh-jauh. Jauh di tengah laut, di dasar yang paling dalam, tidur Jormungandr — ular dunia. Badannya panjang sekali, melingkari seluruh lautan.»
Halaman 3
Mereka mendayung perahu kayu. Thor mendayung terus, makin jauh, makin jauh. «Cukup! Ini sudah terlalu jauh!» seru Hymir. Tapi Thor hanya tersenyum dan memasang umpan sebesar keranjang di kailnya.
🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.
Unduh di Google PlayUnduh di App StoreHalaman 4
Byurrr! Kail tenggelam dalam sekali. Lama sunyi. Tiba-tiba — SENTAK! Perahu berputar. Tali pancing menegang seperti tali kapal. «Dapat!» seru Thor. «Dan ini bukan ikan biasa!»
Halaman 5
Dari dalam ombak muncul kepala yang besaaar sekali. Jormungandr! Matanya bulat seperti dua bulan. Sisiknya berkilau hijau. Thor memegang tali kuat-kuat. «Wah! Halo, ular dunia!» serunya, setengah takjub, setengah gemetar.
Halaman 6
Hymir pucat seperti salju. «Le-lepaskan dia, Thor! Laut bisa tumpah ke perahu kita!» Tangannya cepat meraih pisau — kres! — tali pancing putus. Ular dunia menatap mereka sebentar, lalu tenggelam pelan-pelan ke dasar laut.
Halaman 7
«Yaaah, Hymir! Sedikit lagi!» Thor cemberut. Tapi ombak kembali tenang, dan dadanya terasa lega juga. «Baiklah. Biar ular dunia tidur lagi di rumahnya. Laut memang bukan untuk ditarik-tarik.»
Halaman 8
Di rumah, Hymir bercerita pada semua orang: «Ularnya sebesar gunung!» Thor merentangkan tangan: «Matanya seperti bulan!» Para tetangga tertawa: «Ah, dongeng nelayan!» Tapi Thor dan Hymir saling memandang dan tersenyum. Mereka tahu itu sungguhan.
Halaman 9
Malam itu laut tenang sekali. Jauh di dasar, ular dunia melingkar nyaman dan tidur lagi, memeluk lautan seperti selimut. Ombak berbisik: ssst... ssst... Tidurlah setenang laut malam ini, sayang.
Thor memancing ular dunia adalah salah satu adegan paling terkenal dari mitologi Nordik: ia ada dalam puisi Hymiskvida di Edda Islandia, diceritakan ulang oleh Snorri Sturluson, dan dipahat pada batu rune Altuna di Swedia dari abad ke-11 — Thor dengan pancing dan kaki yang menembus dasar perahu. Jormungandr adalah salah satu makhluk terbesar dalam dongeng dunia.
Ular laut sungguhan hidup di perairan Indonesia: ular laut belang yang kadang naik ke pantai berbatu, dan jenis-jenis yang seumur hidup berenang di laut. Ukurannya jauh dari Jormungandr, tapi cukup untuk membuat anak percaya bahwa laut menyimpan makhluk panjang bersisik. Perahu kayu dan kail ada di kampung nelayan mana pun.
Cocok untuk usia 4–8 tahun. Dalam kanon umpannya kepala sapi jantan, dan setelah tali diputus Thor marah lalu memukul Hymir; versi kami mengganti umpannya dengan keranjang dan membuat Thor lega ketika ular itu kembali tidur. Bahan ngobrol: kapan berhenti justru lebih berani daripada terus menarik?
Keberanian itu hebat, tapi tahu kapan harus berhenti juga bagian dari keberanian.
Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.