

Halaman 1
Setelah rambut emas Sif jadi, Loki berkeliling Asgard sambil membusungkan dada. «Dengar, semuanya! Putra-putra Ivaldi adalah penempa terhebat di dunia! Rambut emas dan kapal lipat itu buatan mereka! Tidak ada yang bisa menandingi mereka!»

Halaman 2
Dua kurcaci bersaudara mendengarnya: Brokk dan Sindri. «Hmm! Kami bisa membuat yang lebih hebat,» kata Sindri. «Mau bertaruh?» tantang Loki. «Kalau kalian menang, aku mau jadi pembantu bengkel kalian selama seminggu penuh!»
Halaman 3
Sindri menempa, Brokk meniup pompa api. «Jangan berhenti memompa sedetik pun,» pesan Sindri. Diam-diam Loki mulai curang: ia berubah menjadi lalat kecil dan terbang masuk ke bengkel. Bzzz...
🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.
Unduh di Google PlayUnduh di App StoreHalaman 4
Dari api pertama lahir seekor rusa emas yang bersinar seperti matahari kecil — penerang jalan yang gelap. Lalat menggigit tangan Brokk. «Aduh!» Tapi Brokk terus memompa.
Halaman 5
Dari api kedua lahir cincin emas ajaib bernama Draupnir. Setiap sembilan malam, cincin itu memunculkan cincin-cincin emas baru. Lalat menggigit leher Brokk. «Aduduh!» Tapi Brokk tetap memompa.
Halaman 6
Tempaan ketiga paling sulit: palu besar dari besi bintang. Lalat menggigit kelopak mata Brokk. Air matanya keluar, tangannya berhenti sekejap. Karena itu gagang palunya jadi agak pendek. Tapi palu itu selesai juga: Mjolnir, palu petir!
Halaman 7
Semua hadiah dibawa ke Asgard, kota para dewa, dan para dewa memilih yang terbaik. Thor mengangkat Mjolnir: palu itu memanggil petir, dan kalau dilempar, selalu terbang kembali ke tangannya! «Inilah yang terhebat!» seru para dewa serempak.
Halaman 8
Brokk menunjuk Loki. «Kami menang! Dan lalat yang menggigitku tadi... hmm, siapa ya?» Wajah Loki memerah. «Baiklah, baiklah. Kalian memang penempa terhebat. Dan taruhan tetap taruhan.»
Halaman 9
Seminggu penuh Loki menjadi pembantu bengkel: menyapu abu, menata paku, meniup pompa api. Para kurcaci terkikik senang. Anehnya, lama-lama Loki menikmatinya. «Ternyata membuat sesuatu lebih seru daripada menyombongkannya,» gumamnya.
Halaman 10
Sejak itu Mjolnir menjaga Asgard. Gagangnya memang pendek, tapi justru itulah palu terbaik yang pernah ada. Malam ini, bayangkan dentang palu kecil yang makin pelan: ting... ting... ting... makin jauh, makin sayup. Selamat tidur.
Cerita kurcaci Brokk dan Sindri yang menempa Mjolnir juga berasal dari Skaldskaparmal karya Snorri Sturluson, lanjutan langsung dari kisah rambut emas Sif. Di sinilah dijelaskan kenapa palu Thor bergagang pendek: gara-gara lalat yang menggigit peniup pompa api. Loki yang menyamar sebagai lalat adalah detail asli Edda, bukan tambahan kami.
Bengkel pandai besi masih hidup di banyak desa Indonesia: tungku arang, pompa angin yang harus terus ditiup, dan besi merah yang ditempa jadi parang. Di Jawa dan Bali para empu menempa keris dengan cara serupa. Sekali kunjungan sudah cukup untuk membuat anak mengerti kenapa Brokk tidak boleh berhenti memompa.
Cocok untuk usia 4–8 tahun. Dalam kanon taruhannya adalah kepala Loki, dan setelah kalah ia lolos dengan dalih lalu bibirnya dijahit oleh Brokk; hadiah pertamanya pun babi hutan emas, bukan rusa. Versi kami menggantinya dengan seminggu bekerja di bengkel. Bahan ngobrol: kenapa membuat sesuatu lebih memuaskan daripada membanggakannya?
Karya yang dibuat dengan tekun dan sepenuh hati lebih berharga daripada kata-kata sombong.
Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.