

Halaman 1
Dahulu kala di Yunani kuno, hiduplah pemuda bernama Jason. Takhta ayahnya direbut oleh pamannya, Raja Pelias. «Takhta ini kukembalikan,» kata sang paman licik, «kalau kau membawakan aku bulu domba emas dari negeri Kolkhis di ujung timur.»

Halaman 2
Bulu domba emas itu tergantung di pohon suci di negeri Kolkhis, dijaga naga besar yang tidak pernah tidur. Jason tidak gentar. Ia membangun kapal cepat bernama Argo dan mengajak para pahlawan terkuat Yunani. Mereka disebut para Argonaut.
Halaman 3
Kapal Argo berlayar membelah ombak. Di tengah jalan menunggu bahaya besar. Dua batu karang raksasa bergerak saling menghantam, meremukkan kapal mana pun yang lewat di antaranya. Suaranya seperti guntur — BRAKKK!
🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.
Unduh di Google PlayUnduh di App StoreHalaman 4
Jason mendapat akal. Ia melepaskan seekor merpati putih. Merpati itu melesat di antara kedua batu — batu-batu menghantam, tapi merpati lolos, hanya bulu ekornya tersenggol. «Sekarang!» seru Jason. «Dayung sekuat tenaga!»
Halaman 5
Para Argonaut mendayung serentak. Batu-batu mulai bergerak lagi, semakin dekat, semakin dekat... BRAKKK! Kedua batu bertabrakan — tepat di belakang buritan! Argo lolos! Sejak hari itu, kedua batu itu diam dan tidak bergerak lagi.
Halaman 6
Sampailah mereka di Kolkhis. Raja Aietes tidak mau menyerahkan bulu domba emas. «Benda itu dijaga naga yang tidak pernah tidur,» katanya sambil tersenyum dingin. «Ambillah sendiri kalau berani.» Jason termenung di tepi sungai.
Halaman 7
Putri raja, Medea, diam-diam datang menemui Jason. Ia putri yang pintar dan mengenal rahasia tumbuh-tumbuhan ajaib. «Naga itu tidak bisa dikalahkan dengan pedang,» bisiknya. «Tapi ada satu hal yang belum pernah ia rasakan: tidur.»
Halaman 8
Malam itu mereka menyelinap ke hutan suci. Naga besar melingkari pohon, sisiknya berkilau, matanya menyala kuning. Medea menaburkan ramuan harum dan bernyanyi pelan, lembut sekali — seperti nina bobo. Mata naga mulai berat... berat... terpejam.
Halaman 9
Untuk pertama kalinya dalam seribu tahun, naga itu tertidur — mendengkur halus seperti anak kucing raksasa. Jason memanjat pohon dan mengambil bulu domba emas. Benda itu bersinar hangat seperti matahari kecil di pelukannya.
Halaman 10
Raja Pelias terbelalak memandang kilau emas — janjinya harus ditepati, dan Jason kelak menjadi raja yang adil. Para Argonaut berpelukan: tugas selesai karena bersama. Ombak menepuk-nepuk kapal Argo pelan-pelan. Kamu juga tidurlah, ya. Selamat tidur.
Pelayaran Jason dan para Argonaut adalah salah satu kisah petualangan laut tertua di dunia — kapal Argo bahkan sudah disebut Homer sebagai kapal yang dikenal semua orang. Ini mitos tentang kerja tim: satu kapal berisi para pahlawan yang masing-masing punya keahlian sendiri.
Negeri Kolkhis itu nyata: wilayahnya kini bagian barat negara Georgia di tepi Laut Hitam. Sebagian peneliti menduga "bulu domba emas" lahir dari kebiasaan kuno penambang di sana — merentangkan kulit domba di dasar sungai pegunungan untuk menyaring butiran emas, sampai bulunya berkilau keemasan.
Cocok untuk usia 4–8 tahun. Naga penjaga tidak dilukai — ia hanya ditidurkan dengan ramuan harum dan nyanyian selembut nina bobo, pas untuk cerita sebelum tidur. Bahan ngobrol: setiap rintangan diselesaikan bersama — ada yang punya ide merpati, ada yang mendayung, ada Medea yang tahu rahasia tumbuhan. Apa "keahlian" tiap anggota keluarga kita kalau kita jadi awak kapal Argo?
Tujuan yang besar dicapai bersama-sama, bukan sendirian.
Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.