

Halaman 1
«Tugas keempat!» seru Raja Eurystheus dari dalam gentong perunggunya. «Tangkap babi hutan raksasa dari Gunung Erimantos — dan bawa dia hidup-hidup!» Herkules merapatkan jubah kulit singanya dan berangkat ke gunung yang bersalju.

Halaman 2
Babi hutan Erimantos sebesar kerbau. Taringnya panjang dan melengkung seperti pedang, bulunya kasar dan hitam, dan dengusannya menggetarkan pepohonan. Penduduk lembah lari ketakutan setiap kali mendengar suaranya.
Halaman 3
Gunung Erimantos putih diselimuti salju. Herkules mendaki dan menemukan jejak kaki raksasa serta pohon-pohon yang tumbang. Dari semak-semak terdengar dengusan keras: babi hutan itu ada di sana, matanya kecil dan marah.
🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.
Unduh di Google PlayUnduh di App StoreHalaman 4
Babi hutan menyeruduk keluar dengan taringnya yang besar! Herkules melompat ke balik batu. Menangkapnya dengan tangan kosong terlalu berbahaya. «Aku butuh akal,» pikirnya. Lalu ia melihat lembah di atas yang penuh salju tebal.
Halaman 5
Herkules berteriak sekeras guntur: «HOOO!» Babi hutan kaget dan berlari. Herkules terus mengejarnya sambil berteriak, menggiringnya naik ke arah lembah bersalju. Suaranya menggema di seluruh gunung.
Halaman 6
Babi hutan raksasa berlari masuk ke salju yang dalam — dan terperosok! Kakinya tenggelam sampai perut. Ia mendengus dan meronta, tapi salju tebal memeganginya erat. Semakin ia bergerak, semakin dalam ia terbenam.
Halaman 7
Herkules mendekat dengan hati-hati dan mengikat kaki babi hutan itu dengan rantai yang kuat. «Tenang, kawan besar,» katanya. «Aku tidak akan menyakitimu.» Lalu ia mengangkat babi raksasa itu ke pundaknya yang kuat.
Halaman 8
Herkules memikul babi hutan itu turun gunung sampai ke istana. Ketika Raja Eurystheus melihat taring raksasa itu, ia menjerit ketakutan dan melompat masuk ke gentong perunggunya! «Bawa pergi! Bawa pergi!» teriaknya dari dalam gentong.
Halaman 9
Semua orang di istana tertawa kecil melihat raja yang bersembunyi. Tugas keempat selesai! Herkules membawa babi hutan itu jauh ke hutan pegunungan dan melepaskannya. Babi itu mendengus pelan, lalu berlari bebas di antara pepohonan.
Halaman 10
Malam turun di Gunung Erimantos. Salju berkilau lembut di bawah cahaya bulan, dan lembah tidur dengan tenang. Herkules beristirahat di dekat perapian yang hangat. Masih ada tugas lain menanti. Tapi itu cerita untuk malam yang lain. Selamat tidur.
Tugas keempat: menangkap hidup-hidup babi hutan raksasa dari Gunung Erimantos — gunung yang benar-benar ada di semenanjung Peloponnesos, Yunani, dan puncaknya memang bersalju di musim dingin. Salju itulah kunci ceritanya: Herkules menggiring babi hutan ke tumpukan salju tebal tempat kaki-kakinya terbenam, lalu menangkapnya tanpa bertarung.
Bagian paling terkenal dari mitos ini justru bukan perburuannya, melainkan pulangnya: melihat babi hutan sebesar itu, Raja Eurystheus ketakutan dan bersembunyi di dalam gentong perunggu besar. Sejak itu, di banyak kisah berikutnya, sang raja berteriak memberi perintah dari dalam gentongnya — anak-anak biasanya paling ingat bagian ini.
Cocok untuk usia 4–8 tahun. Bahan ngobrol: Herkules menang dengan memanfaatkan keadaan — salju, bukan otot. Dan satu lagi yang menyenangkan: yang paling kuat pun boleh takut, seperti raja dalam gentong; yang membedakan adalah apa yang kita lakukan sesudah takut.
Akal yang tenang mengalahkan kekuatan yang mengamuk.
Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.