Unduh di Google Play
Sampul cerita Herkules dan Singa Nemea

Herkules dan Singa Nemea

10 halaman3 menit 13 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

Dahulu kala di Yunani kuno, hiduplah Herkules, putra Zeus, pemuda terkuat di seluruh negeri. Para dewa memerintahkannya melayani Raja Eurystheus dan menyelesaikan dua belas tugas besar. Tugas pertama: mengalahkan Singa Nemea.

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

Singa Nemea bukan singa biasa. Kulit emasnya tidak bisa ditembus senjata apa pun di dunia. Ia tinggal di gua di bukit dan membuat seluruh desa ketakutan — tidak ada yang berani menggembala domba di lembah lagi.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

Herkules mengambil busur, anak panah, dan gada kayunya yang besar, lalu mendaki bukit Nemea. Di tanah ia melihat jejak kaki singa yang sangat besar. Herkules menarik napas dan mengikutinya tanpa gentar.

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google Play
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

Singa muncul dari balik batu! Herkules membidik dan memanah. Panahnya melesat cepat dan tepat mengenai singa — tapi memantul dari kulit emasnya seperti ranting kecil. Sekali, dua kali, tiga kali. Singa itu bahkan tidak terluka.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

Herkules mengayunkan gadanya yang berat, tapi gada itu patah di punggung singa. «Senjata tidak berguna,» pikir Herkules. «Aku harus menggunakan kedua tanganku dan akalku.» Singa itu berlari kembali ke guanya.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

Gua singa punya dua pintu. Herkules mendorong batu besar dan menutup pintu yang satu, supaya singa tidak bisa lari. Lalu ia menarik napas dalam-dalam dan masuk ke gua yang gelap lewat pintu yang lain.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

Di dalam gua, Herkules bergulat dengan singa itu. Ia memeluk leher singa dengan kedua lengannya yang kuat. Singa mengaum dan melawan sekuat tenaga, tapi pelukan Herkules seperti batu karang — tidak bisa dilepaskan.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

Akhirnya singa besar itu roboh dan tidak bangun lagi. Bukit Nemea menjadi sunyi. Herkules duduk sejenak, lelah sekali. Tugas pertama selesai. Para gembala kembali ke lembah bersama domba-domba mereka.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

Kulit emas singa yang tak tembus senjata menjadi jubah pelindung Herkules. Ia memakainya di bahu, dengan kepala singa sebagai tudungnya. Ketika ia kembali, Raja Eurystheus begitu terkejut sampai bersembunyi di dalam gentong perunggu!

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 10

Malam turun di Nemea. Desa tidur tenang tanpa rasa takut, dan Herkules beristirahat di bawah bintang-bintang. Masih ada sebelas tugas menanti. Tapi itu cerita untuk malam yang lain. Selamat tidur.

Untuk orang tua

Pesan moral

Kekuatan sejati lahir dari keberanian dan akal, bukan dari senjata.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Kenapa panah Herkules tidak bisa melukai singa?
  2. Apa yang dilakukan Herkules ketika senjatanya tidak berguna?
  3. Kalau tugasmu terasa sulit sekali, apa yang bisa kamu coba?

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.