Unduh di Google Play
Sampul cerita Herkules dan Rusa Emas Kerinia

Herkules dan Rusa Emas Kerinia

10 halaman3 menit 26 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

Dari dalam gentong perunggunya, Raja Eurystheus memberi tugas ketiga: «Bawakan aku Rusa Kerinia yang bertanduk emas! Tapi awas — jangan sampai terluka sedikit pun!» Herkules memakai jubah kulit singanya dan berangkat ke pegunungan.

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

Rusa Kerinia bukan rusa biasa. Tanduknya dari emas berkilau, kakinya dari perunggu, dan larinya lebih cepat dari anak panah. Rusa itu milik Artemis, dewi perburuan. Tidak ada yang boleh menyakitinya.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

Herkules melihat kilau emas di antara pepohonan — rusa itu! Ia berlari mengejar, tapi rusa itu melesat seperti angin. Sekejap saja sudah jauh di puncak bukit. «Baiklah,» kata Herkules. «Aku tidak akan menyerah.»

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google Play
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

Herkules mengejar rusa itu selama satu tahun penuh. Melewati gunung tinggi, menyeberangi sungai deras, menembus hutan dan salju. Musim panas berganti musim dingin. Rusa emas selalu di depan, dan Herkules tidak pernah berhenti.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

Akhirnya rusa itu lelah dan berhenti minum di tepi sungai. Herkules mendekat pelan-pelan, selembut mungkin. Ia melompat dan menangkap rusa itu dengan kedua tangannya — hati-hati sekali, supaya tidak terluka sedikit pun.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

Tiba-tiba cahaya keperakan bersinar di antara pepohonan. Dewi Artemis berdiri di sana dengan busur peraknya. «Siapa yang berani menangkap rusaku?» tanyanya. Suaranya dingin seperti salju gunung.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

Herkules menunduk hormat. «Maafkan aku, Dewi Artemis. Aku tidak ingin menyakiti rusamu. Raja Eurystheus memberiku tugas ini, dan aku harus menyelesaikannya. Setelah itu, aku berjanji akan melepaskannya kembali.»

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

Artemis memandang Herkules lama sekali. Ia melihat bahwa pemuda itu berkata jujur dan rusanya tidak terluka. «Baiklah,» kata sang dewi. «Karena kamu jujur dan lembut, bawalah rusaku kepada rajamu. Tapi ingat janjimu.»

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

Herkules menggendong rusa emas itu ke istana. Raja Eurystheus terpesona melihat tanduk emasnya dari dalam gentong. «Cukup! Aku sudah melihatnya!» Maka Herkules menepati janjinya: ia membawa rusa itu kembali ke gunung dan melepaskannya.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 10

Rusa emas berlari pulang ke hutan Artemis, bebas dan gembira. Malam turun di pegunungan Kerinia. Herkules beristirahat di bawah pohon cemara. Masih ada tugas-tugas lain menanti. Tapi itu cerita untuk malam yang lain. Selamat tidur.

Untuk orang tua

Pesan moral

Kesabaran dan kejujuran membuka jalan yang tidak bisa dibuka oleh kekuatan.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Berapa lama Herkules mengejar rusa emas itu?
  2. Kenapa Dewi Artemis mengizinkan Herkules membawa rusanya?
  3. Janji apa yang pernah kamu tepati?

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.