Google PlayApp Store
Sampul cerita Theseus dan Labirin Minotaur

Theseus dan Labirin Minotaur

10 halaman3 menit 30 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

Dahulu kala di Yunani kuno, hiduplah pangeran muda dari Athena bernama Theseus. Setiap tahun, kapal berlayar dari Athena ke pulau Kreta. Kapal itu membawa tujuh anak laki-laki dan tujuh anak perempuan — upeti untuk Raja Minos yang perkasa.

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

Di bawah istana Raja Minos ada labirin — lorong-lorong batu yang berputar-putar tanpa ujung. Siapa pun yang masuk tidak pernah menemukan jalan keluar. Dan di tengah labirin itu tinggal Minotaur: makhluk bertubuh raksasa dengan kepala banteng.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

«Tahun ini aku yang ikut berlayar,» kata Theseus kepada ayahnya. «Aku akan menghadapi Minotaur, supaya tidak ada anak yang dikirim ke Kreta lagi.» Ayahnya memeluknya erat. Kapal berlayar dengan layar hitam menuju pulau Kreta.

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google PlayUnduh di App Store
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

Di Kreta, Putri Ariadne melihat Theseus dan kagum pada keberaniannya. Malam itu ia datang diam-diam. «Bawalah ini,» bisiknya sambil memberikan segulung benang merah. «Ikat ujungnya di pintu labirin. Benang ini akan menuntunmu kembali.»

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

Pagi-pagi, pintu labirin terbuka. Theseus mengikat ujung benang di pintu, lalu melangkah masuk. Lorong-lorong berbelok ke kiri, ke kanan, naik dan turun. Dinding batu tinggi menjulang. Benang merah terulur pelan di belakangnya.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

Semakin dalam, semakin gelap. Lalu terdengar suara napas yang berat — fuuuh, fuuuh — menggema di antara dinding batu. Theseus menggenggam erat benangnya, menarik napas dalam-dalam, dan berjalan terus menuju tengah labirin.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

Di ruang tengah berdiri Minotaur. Tanduknya panjang dan runcing, matanya menyala, dan dengusnya membuat debu beterbangan. Ia mengais-ngais tanah dengan kakinya, lalu menyeruduk! Theseus melompat ke samping secepat kilat.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

Mereka bergulat di tengah labirin. Minotaur kuat sekali, tapi Theseus gesit dan tenang. Ia menunggu, mengelak, lalu memiting tanduk Minotaur dengan kedua lengannya. Mereka berputar dan berputar, sampai akhirnya Minotaur roboh ke tanah.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

Labirin menjadi sunyi. Minotaur tidak bangun lagi, dan sejak hari itu tidak ada yang pernah melihatnya. «Benang kecil, terima kasih,» bisik Theseus sambil mengikuti benang merahnya: belok demi belok, lorong demi lorong, sampai cahaya pintu terlihat.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 10

Di luar, anak-anak Athena bersorak gembira, lalu berlayar pulang bersama Ariadne — tak ada lagi anak yang dikirim ke labirin. Di Athena, ayah Theseus memeluk putranya erat. Theseus tertidur dengan benang merah di sisinya. Selamat tidur.

Tentang cerita ini

Kisah Theseus dan Minotaur datang dari Athena dan pulau Kreta — salah satu mitos Yunani paling terkenal, dituturkan sejak zaman kuno. Segulung benang dari Putri Ariadne menjadi salah satu lambang paling awet dalam sejarah cerita: penunjuk jalan kecil yang mengalahkan labirin besar.

Labirinnya punya alamat sungguhan: istana Knossos di Kreta sudah digali para arkeolog, lorong-lorongnya yang berbelit-belit diduga ikut melahirkan legenda ini, dan reruntuhannya bisa dikunjungi sampai sekarang. Bahasa Indonesia pun kenal gambarnya: ungkapan "benang merah" — penuntun yang menghubungkan semuanya — persis seperti benang Ariadne dalam cerita ini.

Cocok untuk usia 4–8 tahun. Versi tua punya lanjutan yang sedih tentang layar hitam yang lupa diganti; bagian itu tidak ada di versi kami — semua anak pulang selamat bersama Ariadne. Bahan ngobrol: Theseus tidak menang sendirian; keberanian ditambah pertolongan kecil mengalahkan raksasa. Siapa "pemberi benang" dalam hidup kita?

Untuk orang tua

Pesan moral

Keberanian menjadi lengkap ketika ditemani kecerdikan dan pertolongan teman.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Apa gunanya benang yang diberikan Putri Ariadne kepada Theseus?
  2. Kenapa labirin itu sangat sulit dilewati?
  3. Bagaimana Theseus dan anak-anak Athena bisa keluar dari labirin?
  4. Pernahkah kamu tersesat? Apa yang kamu lakukan?

Untuk kelas

labirinlorongupetimenggemagesitmenjulang

Cerita lain: Yunani

Semua cerita →

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.