

Halaman 1
Di gunung salju paling tinggi tinggal Skadi, putri raksasa gunung. Ia pemain ski terhebat di seluruh utara. Wuss! Ia meluncur di antara pohon-pohon cemara, tertawa riang, syal birunya berkibar-kibar.

Halaman 2
Di tepi laut tinggal Njord, dewa pantai dan pelabuhan. Ia menyayangi ombak, kapal, dan burung camar. Kalau Njord bersiul, angin laut datang mengantar kapal-kapal pulang dengan selamat.
Halaman 3
Suatu musim dingin, Asgard, kota para dewa, mengadakan pesta besar. Skadi turun dari gunungnya, Njord datang dari pantainya. Skadi tertawa mendengar cerita tentang laut. Njord takjub mendengar cerita tentang salju. Mereka pun menikah!
🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.
Unduh di Google PlayUnduh di App StoreHalaman 4
«Tinggallah di rumahku,» ajak Skadi. Sembilan malam mereka tinggal di gunung. Tapi Njord tidak bisa tidur. Angin es bersiuuung, serigala melolong jauh di lembah. «Brrr. Aku rindu suara ombak,» bisiknya.
Halaman 5
«Kalau begitu, ke rumahku,» ajak Njord. Sembilan malam mereka tinggal di tepi laut. Kini Skadi yang tidak bisa tidur. Burung camar berteriak pagi-pagi sekali, udara terasa asin. «Aku rindu salju dan pohon cemara,» bisiknya.
Halaman 6
Mereka duduk berdua di atas batu, sedih. «Rumahku yang terbaik.» «Tidak, rumahku.» Lalu keduanya terdiam. Skadi memandang laut. Njord memandang gunung. «Kita sama-sama keras kepala, ya,» kata Njord. Skadi tersenyum kecil.
Halaman 7
Mereka berlayar menyusuri pantai utara, mencari jalan tengah. Dan lihat! Di sana gunung bersalju turun langsung ke laut. Air biru berkilau di antara tebing tinggi. Tempat seperti itu bernama fjord. «Gunungku!» seru Skadi. «Lautku!» seru Njord.
Halaman 8
Mereka membangun rumah kayu di tepi fjord. Paginya Skadi bermain ski menuruni lereng — wuss! — sampai ke dermaga. Siangnya Njord mengajaknya berlayar. Malamnya mereka duduk berdua, mendengar ombak kecil dan angin gunung bernyanyi bersama.
Halaman 9
Kalau kamu melihat gunung bersalju berdiri di tepi laut, itulah rumah Njord dan Skadi. Malam ini angin gunung dan ombak berbisik bergantian: tidurlah... tidurlah... Dua suara yang berbeda, satu lagu yang sama. Selamat tidur.
Njord dan Skadi, pasangan laut dan gunung yang tak bisa tidur di rumah satu sama lain, diceritakan Snorri Sturluson dalam Edda Prosa dari Islandia abad ke-13. Skadi dalam kanon memang pemain ski dan pemburu bersalju — sumber tua menjulukinya dewi ski — dan Njord dewa laut dan pelabuhan. Sembilan malam di gunung dan di pantai adalah detail asli.
Gunung yang turun langsung ke laut adalah pemandangan khas Norwegia, tapi Indonesia punya versinya: tebing karst di Raja Ampat, bukit-bukit Labuan Bajo, atau Nusa Penida. Dua suara di halaman terakhir pun nyata: bunyi ombak dan angin gunung memang berbeda, dan malam di pantai lebih hangat daripada di gunung.
Cocok untuk usia 4–8 tahun. Dalam kanon Skadi datang ke Asgard menuntut balas atas ayahnya, memilih suami hanya dengan melihat kakinya, dan setelah sembilan malam di dua tempat itu mereka berpisah. Versi kami memberi mereka fjord sebagai jalan tengah. Bahan ngobrol: apa yang kamu rindukan dari rumah kalau menginap di tempat lain?
Dua orang yang berbeda bisa hidup rukun kalau mau saling mengalah dan mencari jalan tengah bersama.
Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.