Google PlayApp Store
Sampul cerita Badang Si Kuat

Badang Si Kuat

10 halaman2 menit 55 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

Di tepi Sungai Singapura tinggal seorang pemuda. Namanya Badang. Badannya kurus, tetapi ia paling rajin di kampung. Setiap pagi ia menebas semak dan memasang perangkap ikan.

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

Perangkapnya dari bambu, namanya lukah. Tetapi setiap pagi lukah itu kosong. Hanya sisik dan tulang ikan yang tertinggal. "Siapa yang memakan ikanku?" gumam Badang.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

Malam itu Badang bersembunyi di balik pohon. Bulan naik. Air sungai berkecipak. Sesosok makhluk kecil penunggu sungai keluar dan membuka lukahnya. Badang melompat dan memegangnya erat.

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google PlayUnduh di App Store
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

"Lepaskan aku!" pinta makhluk itu. "Kau menghabiskan ikanku setiap malam," kata Badang. "Maafkan aku. Sebagai gantinya, mintalah satu hal," jawab makhluk sungai itu.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

Badang berpikir sebentar. "Berilah aku tenaga untuk bekerja," katanya. Makhluk itu meniup kedua telapak tangan Badang. Tangannya terasa hangat. Lalu makhluk itu menghilang ke dalam air.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

Pagi-pagi Badang mencoba tenaganya. Ia memeluk sebatang pohon tumbang. Hup! Pohon itu terangkat seperti ranting. Ladang yang biasanya digarap sebulan kini selesai dalam satu pagi.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

Berita itu sampai ke istana. Raja Singapura memanggilnya. "Benarkah kau sekuat itu, Badang?" tanya raja. Badang mengangkat gong besar istana dengan satu tangan. Raja tertawa senang.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

Dari negeri seberang datang seorang pegulat. Badannya besar seperti lemari. "Aku ingin menguji orang kuat raja," katanya. "Lihat batu di depan istana. Siapa melempar paling jauh, dia menang."

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

Pegulat itu mengangkat batu sampai lutut, lalu terduduk. Badang memeluk batu besar itu, berputar dua kali, lalu melempar. Byuur! "Lihat! Sampai ke muara!" teriak seseorang. Badang membantu pegulat itu berdiri.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 10

Sore itu Badang duduk di tepi sungai bersama pegulat tadi. Mereka tertawa berdua. "Tenaga itu untuk menolong, bukan untuk membanggakan diri," kata Badang. Tidurlah, sungainya berbisik sampai pagi.

Tentang cerita ini

Badang adalah orang kuat legendaris dari Sejarah Melayu (Sulalatus Salatin), hikayat istana yang juga melahirkan kisah Sang Nila Utama. Ia digambarkan sebagai pemuda biasa yang rajin bekerja di tepi sungai, lalu mendapat tenaga luar biasa — dan memakainya untuk menolong, bukan untuk pamer.

Legenda ini punya jejak yang mengejutkan: batu besar yang menurut hikayat dilempar Badang ke muara Sungai Singapura dikaitkan dengan Batu Singapura, dan pecahannya yang bertulisan kuno kini disimpan di Museum Nasional Singapura. Batu dari dongeng yang benar-benar bisa dilihat di museum.

Cocok untuk usia 4–8 tahun. Dalam versi-versi tua, syarat mendapat kekuatan itu aneh dan menjijikkan; di versi kami makhluk sungai cukup meniup telapak tangan Badang. Bahan ngobrol: ketika boleh meminta apa saja, Badang meminta "tenaga untuk bekerja" — kira-kira anak akan meminta apa? Dan perhatikan: sehabis menang, Badang membantu lawannya berdiri.

Untuk orang tua

Pesan moral

Kekuatan menjadi berharga kalau dipakai untuk bekerja dan menolong, bukan untuk menyombongkan diri.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Apa yang diminta Badang kepada makhluk sungai, dan mengapa?
  2. Bagaimana perasaan Badang waktu lukahnya selalu kosong?
  3. Apa yang dilakukan Badang kepada pegulat setelah ia menang?
  4. Pekerjaan apa yang biasanya kamu kerjakan sampai selesai walau capek?

Untuk kelas

menebaslukahperangkaptumbanggongpegulatmuara

Cerita lain: Melayu

Semua cerita →

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.