Google PlayApp Store
Sampul cerita Sang Nila Utama dan Nama Singapura

Sang Nila Utama dan Nama Singapura

10 halaman2 menit 55 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

Di Palembang hiduplah seorang pangeran muda. Namanya Sang Nila Utama. Setiap sore ia duduk di dermaga. Matanya selalu memandang ke laut. "Di seberang sana pasti ada pulau baru," katanya pelan.

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

Pagi itu ia berlayar. Perahunya besar, tiangnya tinggi. Orang Melayu menyebutnya jong, kapal layar besar. Layarnya mengembang penuh angin. "Ikuti angin!" seru Sang Nila Utama.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

Di tengah laut langit menghitam. Ombak naik setinggi atap rumah. Perahu oleng ke kiri dan ke kanan. "Buang muatan yang berat!" seru nakhoda. Peti demi peti masuk ke air. Perahu masih tetap berat.

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google PlayUnduh di App Store
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

Sang Nila Utama melepas mahkotanya. Emasnya berkilau di telapak tangannya. "Kalau ini yang memberatkan, ambillah, laut," katanya. Mahkota itu jatuh, plung. Pelan-pelan ombak pun mereda.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

Pagi datang dengan langit bersih. Di depan mereka ada sebuah pulau. Pasirnya putih, pohonnya hijau rapat. "Pulau apa itu?" tanya Sang Nila Utama. "Temasek, Tuanku," jawab nakhoda.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

Mereka turun ke pantai. Tiba-tiba rumput di depan bergerak. Seekor binatang berdiri memandang mereka. Badannya jingga, kepalanya hitam, dadanya putih. Lalu ia melesat masuk hutan.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

"Binatang apa tadi?" tanya Sang Nila Utama. Matanya masih lebar. Orang tua di sampingnya tersenyum. "Itu singa, Tuanku," katanya. "Berani, tetapi ia tidak mengganggu kita."

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

Sang Nila Utama menancapkan tongkatnya di pasir. "Di sini kita bangun kota," katanya. "Namanya Singapura, kota singa." Awak kapal bersorak. Ombak seakan ikut bertepuk tangan.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

Kota itu tumbuh cepat. Perahu dagang berlabuh dari pagi sampai sore. Di pasar orang menawar kain dan garam. "Singapura! Singapura!" seru anak-anak sambil berlari di pasir.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 10

Malam itu Sang Nila Utama duduk di pantai. Angin laut terasa sejuk. "Yang berani berlayar akan menemukan tempatnya," bisiknya. Pejamkan matamu, setenang pulau itu. Selamat tidur.

Tentang cerita ini

Kisah ini berasal dari Sejarah Melayu (Sulalatus Salatin), kitab hikayat istana Melayu yang menceritakan asal-usul raja-raja di Selat Malaka. Sang Nila Utama datang dari Palembang — tradisi Melayu menghubungkan leluhur para rajanya dengan Bukit Siguntang, bukit yang masih ada di kota itu — lalu berlayar menemukan pulau Temasek.

Nama pemberiannya hidup sampai sekarang: Singapura, "kota singa", kini negara pulau yang ramai. Yang menarik untuk diceritakan pada anak: singa sebenarnya tidak hidup di pulau itu, sehingga sampai kini orang masih suka menebak-nebak hewan apa yang dilihat sang pangeran di pantai.

Cocok untuk usia 4–8 tahun. Versi kami setia pada hikayatnya: badai, mahkota yang direlakan ke laut, dan hewan gagah di pantai. Bahan ngobrol: Sang Nila Utama melepas benda paling berharganya agar semua selamat — kadang berani berarti berani melepaskan. Dan dari mana asal nama kota tempat kita tinggal?

Untuk orang tua

Pesan moral

Keberanian mencoba hal baru sering mengantar kita ke tempat yang belum pernah kita bayangkan.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Barang apa yang dilepas Sang Nila Utama supaya perahunya lebih ringan?
  2. Mengapa kota itu diberi nama Singapura?
  3. Apa yang kamu rasakan waktu badai datang di tengah cerita?
  4. Tempat baru apa yang ingin kamu kunjungi suatu hari nanti?

Untuk kelas

dermagajongnakhodamuatanmahkotaolengmelesat

Cerita lain: Melayu

Semua cerita →

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.