Google PlayApp Store
Sampul cerita Ole Lukoie Sang Penabur Mimpi

Ole Lukoie Sang Penabur Mimpi

10 halaman3 menit 24 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

Ada satu tamu yang datang setiap malam. Namanya Ole Lukoie. Langkahnya tanpa suara. Ia memakai jubah sutra yang berkilau lembut. Di tangannya ada dua payung besar. Ole Lukoie adalah penabur mimpi bagi anak-anak.

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

Ia menaburkan susu manis ke mata anak-anak yang mengantuk. Lalu ia membuka payungnya. Payung bergambar bunga dan bintang untuk anak yang baik hati. Payung polos tanpa gambar untuk anak yang nakal, supaya tidurnya sepi tanpa mimpi.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

Malam Senin, Ole Lukoie datang ke kamar Hjalmar. "Selamat malam," bisiknya. Ia mengetuk dinding pelan-pelan. Ajaib! Bunga-bunga di pot mulai tumbuh besar, sampai kamar itu berubah menjadi taman yang harum dan hijau.

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google PlayUnduh di App Store
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

Malam Selasa, semua gambar di dinding menjadi hidup. Perahu di lukisan meluncur nyata. Hjalmar naik ke perahu itu, berlayar melewati kota-kota kecil. Ikan-ikan perak melompat di sisinya. "Wah, lautnya luas sekali!" seru Hjalmar riang.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

Malam Rabu, hujan turun deras. Ole Lukoie mengubah air hujan menjadi sungai di jendela. Sebuah kapal besar berlabuh di sana. "Naiklah," ajak Ole Lukoie. Kapal itu membawa Hjalmar melihat burung bangau yang terbang ke negeri hangat.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

Malam Kamis, ada pesta pernikahan dua boneka tikus di bawah lantai. Hjalmar dikecilkan agar bisa ikut. Ia duduk di kursi bidal jahit. Semua tikus menari berputar-putar. "Ini pesta terkecil yang pernah kulihat!" kata Hjalmar sambil tertawa.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

Malam Jumat, Ole Lukoie membawa Hjalmar ke istana mimpi. Huruf-huruf dari buku tulisnya berdiri berbaris. Huruf yang ditulis miring tampak lelah dan bongkok. "Latihlah kami baik-baik," pinta mereka. Hjalmar berjanji akan menulis lebih rapi.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

Malam Sabtu, Ole Lukoie sibuk membersihkan bintang-bintang. "Bintang harus digosok supaya terang," katanya sambil naik tangga langit. Hjalmar memegangi tangga itu dari bawah. Satu per satu bintang berkilau lagi di langit malam.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

Malam Minggu, Ole Lukoie bercerita tentang adiknya. "Namanya sama denganku," katanya. "Ia menunggangi kuda dan membawa cerita bagi mereka yang sudah lelah sekali." Hjalmar mendengarkan dengan tenang sambil menarik selimutnya.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 10

Malam ini Ole Lukoie berjalan ke kamarmu juga. Payungnya yang bergambar bunga sudah terbuka di atas tempat tidurmu. Tariklah selimut sampai ke dagu. Mimpi indah sudah menunggu di baliknya. Selamat malam, dan sampai jumpa dalam mimpi.

Tentang cerita ini

Ole Lukoie adalah tokoh khas Denmark: si penabur mimpi yang dikenal anak-anak negeri itu lewat dongeng Hans Christian Andersen. Namanya pun bermakna: dalam bahasa Denmark "lukøje" kira-kira berarti "si penutup mata" — dialah yang datang saat mata anak mulai berat.

Dongeng ini sebenarnya tujuh dongeng kecil: satu malam, satu mimpi — dari pesta tikus di bawah lantai sampai menggosok bintang di langit. Karena itu ia paling enak dibaca dicicil, satu malam satu bagian, seperti Hjalmar. Boleh juga dijadikan ritual: sesudah cerita, sebut satu hal menyenangkan hari ini sebagai "bekal mimpi".

Cocok untuk usia 4–8 tahun. Malam ketujuh dalam buku tua menyimpan makna yang lebih muram tentang saudara Ole — bagian untuk pembaca dewasa; versi kami membiarkannya tetap lembut: sang saudara "membawa cerita bagi yang sudah lelah sekali". Bahan ngobrol: mimpi apa yang paling ingin kamu pesan pada Ole malam ini?

Untuk orang tua

Pesan moral

Tidur yang tenang adalah hadiah setiap malam, dan mimpi indah datang pada hati yang tenang dan baik. Kebiasaan baik di siang hari membuat malam terasa nyaman.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Apa yang dibawa Ole Lukoie di kedua tangannya?
  2. Mimpi malam mana yang paling kamu suka dari cerita ini?
  3. Kenapa huruf-huruf di buku Hjalmar tampak lelah dan bongkok?
  4. Apa yang biasanya kamu lakukan sebelum tidur?
  5. Kalau Ole Lukoie datang malam ini, mimpi apa yang kamu minta?
kebiasaan tidurimajinasiketenangan

Untuk kelas

jubahsutramenaburkanmengantukberlabuhbangaubongkok

Cerita lain: Andersen

Semua cerita →

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.