Google PlayApp Store
Sampul cerita Legenda Danau Batur

Legenda Danau Batur

10 halaman2 menit 59 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

Di utara Pulau Bali ada gunung bernama Batur. Di sebelahnya terbentang danau yang luas dan tenang. Kata orang tua di Bali, keduanya lahir dari tangan seorang raksasa. Beginilah ceritanya.

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

Dahulu, desa-desa di utara sering kekurangan air. Bila kemarau datang, sungai-sungai kecil mengering. “Andai kita punya tempat menyimpan air hujan,” kata para petani sambil memandang langit.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

Mereka pun memanggil Kebo Iwa, raksasa baik hati dari selatan. “Kebo Iwa, maukah kau menggali kolam yang sangat besar untuk kami?” “Mau sekali. Tapi siapkan nasi yang banyak, ya!” jawabnya sambil tertawa.

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google PlayUnduh di App Store
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

Warga menanak nasi bergunung-gunung. Kebo Iwa makan sampai kenyang, lalu mulai bekerja. Kedua tangannya mengeruk tanah seperti sekop raksasa. Burung-burung beterbangan kaget dari pepohonan.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

Tanah galian ia lemparkan ke satu tempat. Lama-lama timbunan itu makin tinggi, makin tinggi, sampai puncaknya menyentuh awan. “Wah, tumpukan tanahnya menjadi gunung!” seru anak-anak.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

Berhari-hari Kebo Iwa menggali tanpa lelah. Lubangnya kini luas sekali, dalam dan lebar, seperti mangkuk raksasa di tengah pegunungan. “Sedikit lagi,” katanya sambil mengusap keringat di dahinya.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

Malam itu langit mendung gelap. Hujan turun deras sekali: sehari, dua hari, tiga hari. Air mengalir dari segala penjuru dan berkumpul di lubang galian Kebo Iwa. Perlahan-lahan mangkuk raksasa itu penuh.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

Ketika pagi cerah tiba, warga berdiri terpaku. Di depan mereka terbentang danau biru berkilau, memantulkan bayangan gunung baru di tepinya. “Danau kita! Gunung kita!” sorak mereka sambil berpelukan.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

Danau itu dinamai Danau Batur, dan gunungnya Gunung Batur. Sejak itu air tidak pernah habis lagi. Sawah-sawah hijau bertingkat-tingkat, dan perahu nelayan mengapung tenang di pagi hari.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 10

Kebo Iwa berbaring di tepi danau dan mencelupkan kakinya yang lelah. Air sejuk membuatnya mengantuk. Ia tertidur ditemani suara riak kecil. Sssh... dengarlah, riak Danau Batur juga menemani tidurmu malam ini.

Tentang cerita ini

Cerita ini berasal dari kawasan Kintamani di Bali dan masih satu keluarga dengan kisah Kebo Iwa: raksasa baik hati yang sama diceritakan menggali danau dan menumpuk tanah galiannya menjadi gunung. Dongeng semacam ini adalah cara orang dahulu menjelaskan bentang alam luar biasa di depan mata mereka.

Danau Batur nyata dan merupakan danau terbesar di Bali. Ia terhampar di dalam kaldera raksasa bersama Gunung Batur yang masih aktif; ilmu bumi menjelaskan cekungan itu terbentuk oleh letusan purba yang dahsyat. Dongeng raksasa penggali dan penjelasan gunung api purba sama-sama seru dibagikan kepada anak yang gemar bertanya.

Cocok untuk usia 4–8 tahun. Bahan ngobrol: dari mana danau dan gunung berasal, dan kebiasaan warga memasak nasi bergunung-gunung sebagai terima kasih — bantuan besar pantas dibalas kebaikan. Untuk anak yang penasaran, tunjukkan foto Kintamani: gunung dan danau itu berdampingan persis seperti dalam cerita.

Untuk orang tua

Pesan moral

Pekerjaan besar terasa ringan bila dikerjakan bersama-sama dan dengan hati gembira.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Dari mana asal Gunung Batur menurut cerita ini?
  2. Mengapa warga desa menanak nasi bergunung-gunung?
  3. Apa gunanya danau bagi desa-desa di sekitarnya?
  4. Kalau kamu bisa minta tolong pada raksasa baik hati, kamu ingin dibantu apa?

Untuk kelas

kemaraumengeruktimbunanpenjuruterpakumemantulkan

Cerita lain: Bali, NTB, NTT

Semua cerita →

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.