Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Tanaman · Subtopik: Berani dan berpikir tenang
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Timun Mas (cerita rakyat Jawa, 11 halaman, 2 menit)
- Dimensi profil lulusan: Kemandirian, Penalaran Kritis, Kesehatan
Tujuan pembelajaran
- Anak menyebutkan mengapa harus berpikir dulu sebelum berjanji, seperti Mbok Srini yang gelisah karena janjinya.
- Anak menyebutkan siapa yang bisa dimintai tolong saat merasa takut, seperti Timun Mas ditolong ibu dan petapa.
- Anak menunjukkan gerak «lari dan lempar» sampai selesai dengan tenang.
- Anak mengurutkan empat benda dari petapa dan menyebutkan menjadi apa masing-masing.
Alat dan bahan
- Cerita Timun Mas: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 3 atau 7 (cetak sesuai jumlah anak).
- Gambar halaman 7 sampai 10 (1 set per kelompok).
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Sayur apa yang kalian suka? Siapa yang pernah makan timun?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Siapa yang tinggal sendirian di desa ini?»
- Perkenalkan 3 kata: ajaib, petapa, bungkusan.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar atau bacakan cerita sampai halaman 6. Berhenti saat Timun Mas berlari ke hutan membawa empat bungkusan. Tanya: «Menurut anak-anak, bungkusan apa yang akan dilempar dulu? Menjadi apa?» Dengarkan tebakan, lanjutkan sampai selesai, lalu diam sejenak.
- Mengaplikasi: Pilih 2 ragam main. (a) Urutan gambar: kelompok menyusun gambar halaman 7 sampai 10 sesuai urutan lemparan, lalu menyebutkan benda dan hasilnya. (b) Gerak «lari dan lempar»: anak berlari di tempat; saat guru berkata «biji timun» anak berdiri tegak seperti pohon, «jarum» tangan lurus ke atas seperti bambu, «garam» tangan bergelombang seperti ombak, «terasi» kaki berat seperti di lumpur. (c) Mewarnai halaman 3.
- Mengaplikasi: Saat anak bekerja, tanya: «Benda mana yang paling hebat? Mengapa?»
- Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas pertanyaan kartu: «Mengapa Mbok Srini berjanji kepada Buto Ijo?», «Empat benda apa saja yang diberikan petapa, dan menjadi apa masing-masing?», «Apa yang kamu lakukan kalau merasa takut? Siapa yang bisa kamu mintai tolong?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: anak menyebutkan empat benda dari petapa sambil menghitung dengan jari.
- Ulangi kata baru: ajaib, petapa, bungkusan, mungil, gelisah.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu cari garam dan terasi di dapur.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Berpikir sebelum berjanji: anak menyebutkan bahwa Mbok Srini gelisah karena janjinya.
- Minta tolong: anak menyebutkan satu orang yang bisa dimintai tolong saat takut.
- Gerak: anak mengikuti empat gerakan sampai selesai.
- Urutan benda: anak menyusun empat gambar dan menyebutkan benda serta hasilnya.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai) / catatan anekdot saat urutan gambar.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): bacakan sampai halaman 10, lalu tunjukkan halaman 11 dan katakan Timun Mas selamat. Satu ragam main saja: gerak «lari dan lempar». Pertanyaan cukup «Apa yang dilempar Timun Mas?».
- Buto Ijo dibacakan dengan suara biasa; guru tidak memerankan raksasa mengejar anak. Tekankan keberanian dan pikiran tenang Timun Mas, bukan raksasa yang tenggelam.
- Cerita ini dari Jawa Tengah. Terasi adalah bumbu dapur dari udang kecil.