Unduh di Google Play
Sampul cerita Timun Mas

Timun Mas

11 halaman2 menit 26 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

Di sebuah desa di Jawa Tengah hiduplah seorang janda bernama Mbok Srini. Ia tinggal seorang diri dan setiap malam berdoa agar dikaruniai seorang anak.

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

Suatu hari datanglah raksasa hijau bernama Buto Ijo. “Aku beri kau biji timun ajaib,” katanya, “tetapi bila anak itu berumur enam tahun, ia harus kau serahkan kepadaku.”

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

Biji itu ditanam dan tumbuh menjadi timun berwarna emas. Ketika dibuka, di dalamnya ada bayi perempuan mungil yang cantik. Mbok Srini menamainya Timun Mas.

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google Play
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

Timun Mas tumbuh menjadi anak yang periang dan rajin membantu ibunya. Namun setiap hari Mbok Srini teringat janjinya kepada raksasa dan hatinya menjadi gelisah.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

Menjelang hari yang dijanjikan, Mbok Srini pergi menemui seorang petapa. Petapa itu memberinya empat bungkusan kecil: biji timun, jarum, garam, dan terasi.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

Buto Ijo datang menagih janji. “Larilah, Nak, dan lemparkan bungkusan ini bila ia mendekat!” seru Mbok Srini. Timun Mas berlari sekuat tenaga menuju hutan.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

Raksasa itu mengejar dengan langkah besar. Timun Mas melemparkan biji timun, dan tumbuhlah ladang timun yang lebat. Buto Ijo memakannya, lalu mengejar lagi.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

Timun Mas melemparkan jarum. Seketika tumbuh hutan bambu yang rapat dan berduri. Raksasa itu terluka, tetapi ia tetap mengejar sambil mengaum keras.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

Timun Mas melemparkan garam. Tanah di belakangnya berubah menjadi lautan yang luas. Buto Ijo menyeberang dengan susah payah sambil terengah-engah.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 10

Terakhir Timun Mas melemparkan terasi. Muncullah lautan lumpur panas yang mendidih. Buto Ijo tenggelam di dalamnya dan tidak pernah kembali lagi.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 11

Timun Mas pulang dengan selamat. Ia dan ibunya berpelukan erat, lalu hidup tenang dan bahagia di desa mereka.

Tentang cerita ini

«Timun Mas» adalah dongeng dari Jawa Tengah yang diturunkan secara lisan, tanpa pengarang yang diketahui, sehingga versinya bermacam-macam. Yang selalu sama: seorang janda — disebut Mbok Srini atau Mbok Sirni — sangat ingin punya anak, menerima biji timun ajaib dari raksasa Buto Ijo, dan berjanji akan menyerahkan anak itu kembali setelah besar.

Bagian yang paling diingat anak-anak adalah pelariannya. Timun Mas melemparkan empat bekal dari sang petapa, dan setiap lemparan menjadi rintangan yang lebih besar dari sebelumnya: biji timun menjadi ladang lebat, jarum menjadi hutan bambu berduri, garam menjadi lautan, terasi menjadi lumpur panas. Begitulah cerita ini menggambarkan keberanian yang tumbuh setiap kali diuji.

Cocok untuk usia 4–7 tahun. Buto Ijo bisa terasa menakutkan bagi anak yang paling kecil — kalau anak mulai tegang, katakan sejak awal bahwa Timun Mas pulang dengan selamat.

Untuk orang tua

Pesan moral

Keberanian dan pikiran yang tenang menolong kita menghadapi bahaya. Berpikirlah baik-baik sebelum berjanji, karena setiap janji harus ditepati.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Mengapa Mbok Srini berjanji kepada Buto Ijo?
  2. Empat benda apa saja yang diberikan petapa, dan menjadi apa masing-masing?
  3. Menurutmu, apa yang membuat Timun Mas berhasil selamat?
  4. Apa yang kamu lakukan kalau merasa takut? Siapa yang bisa kamu mintai tolong?
keberanianmenepati janjiakal dan ketenangan

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.