Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Tanaman dan binatang kecil · Subtopik: Kebaikan kecil kembali
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Thumbelina (dongeng H.C. Andersen, 10 halaman, 3 menit)
- Dimensi profil lulusan: Keimanan dan Ketakwaan, Kolaborasi, Kreativitas
Tujuan pembelajaran
- Anak menyebutkan tiga penolong Thumbelina berurutan: ikan kecil, Ibu Tikus Ladang, burung walet.
- Anak menceritakan yang Thumbelina lakukan untuk walet: menyelimutinya dengan rumput kering.
- Anak merawat teman yang sakit dengan gerakan lembut dan kalimat menenangkan.
- Anak membuat «rumah bunga» dari kertas dan menyebutkan nama bunga pilihannya.
Alat dan bahan
- Cerita Thumbelina: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 2 atau 9 (cetak sesuai jumlah anak).
- Kertas warna, lem; kain kecil untuk «selimut walet».
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Pernahkah kalian melihat burung kedinginan? Apa yang kalian lakukan?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Nenek memberi ibu sebutir biji. Kalau ditanam, tumbuh jadi apa?»
- Perkenalkan 3 kata: kuncup, mungil, walet.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar halaman 1–8. Berhenti saat Thumbelina berbisik «Selamat tinggal, matahari». Tanya: «Siapa yang mungkin menolongnya? Siapa yang pernah ia rawat?»
- Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10. Jeda, lalu tanya: «Ke mana walet membawa Thumbelina?»
- Mengaplikasi: Bermain peran «Merawat walet». Satu anak jadi walet kedinginan yang meringkuk. Anak lain jadi Thumbelina: menyelimutinya dengan kain, mengelus pelan, berbisik «Jangan takut, aku merawatmu.» Walet perlahan bangun dan «terbang».
- Mengaplikasi: «Rumah bunga». Anak menyobek kertas warna jadi kelopak, menempelnya melingkar, lalu menggambar dirinya sekecil ibu jari di tengah. Tanya: «Bunga apa yang kamu pilih?»
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 2 (Thumbelina dalam bunga) atau 9 (terbang di punggung walet).
- Merefleksi: Bahas: «Siapa saja yang menolong Thumbelina dalam cerita ini?», «Kenapa Thumbelina merawat burung walet diam-diam?», «Menurutmu, kenapa burung walet kembali menjemput Thumbelina?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: Anak menyebutkan penolong Thumbelina berurutan; guru menunjuk gambar halaman 4, 5, dan 9.
- Ulangi kata baru: kuncup, mungil, walet, teratai, hanyut, jerami, menggigil.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu tanam satu biji kacang hijau di kapas basah.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Penolong berurutan: anak menyebutkan ikan, Ibu Tikus Ladang, dan walet.
- Merawat walet: anak menceritakan Thumbelina menyelimuti walet dengan rumput.
- Bermain peran: anak menyelimuti «walet» pelan dan berkata menenangkan.
- Rumah bunga: anak menempel kelopak dan menyebutkan nama bunganya.
- Dokumentasi: hasil karya (rumah bunga, lembar mewarnai), catatan anekdot.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): bacakan sampai halaman 7 (walet sembuh dan terbang), lalu ceritakan bahwa walet kembali menjemput Thumbelina. Satu ragam main saja («Merawat walet»).
- Katak dan Tuan Tikus Tanah ingin membawa Thumbelina tanpa bertanya. Cukup begitu, soal menikah tidak perlu. Tekankan: Thumbelina sedih karena harus tinggal tanpa matahari.
- Walet burung kecil yang terbang ke negeri hangat saat musim dingin; di Indonesia dikenal karena sarangnya di gua.