Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Lomba dan permainan · Subtopik: Berani mencoba meski kalah
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Thor di Kastil Utgard (mitos Nordik, 10 halaman, 4 menit)
- Dimensi profil lulusan: Kemandirian, Penalaran Kritis, Kolaborasi
Tujuan pembelajaran
- Anak memasangkan setiap lomba di Utgard dengan lawan Thor yang sebenarnya.
- Anak menyebutkan siapa sebenarnya kucing abu-abu di Utgard.
- Anak menceritakan apa yang dilakukan Thor ketika tahu ia dikelabui.
- Anak menyebutkan satu permainan yang ingin ia coba lagi.
Alat dan bahan
- Cerita Thor di Kastil Utgard: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 5 atau 10 (cetak sesuai jumlah anak).
- Ruang kosong di kelas atau teras untuk bergerak bebas.
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Pernahkah kalian ikut lomba? Bagaimana rasanya kalau belum menang?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Gerbang kastil ini lebih tinggi dari pohon. Siapa yang tinggal di dalamnya, ya?»
- Perkenalkan 3 kata: salju, singgasana, meneguk.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 6. Berhenti sesudah halaman 6, saat Raja mempersilakan tamunya bermalam. Tanya: «Thor sekuat itu, tetapi kalah terus. Menurut kalian, kenapa?»
- Memahami: Lanjutkan halaman 7 sampai 10. Jeda, lalu tanya: «Apa yang berubah di laut sesudah Thor meneguk dari tanduk?»
- Mengaplikasi: «Siapa lawannya sebenarnya»: guru menyebut satu lomba, anak menjawab dengan gerakan — api (jari bergoyang), laut (tangan berombak), ular dunia (tangan melingkar), usia tua (berjalan pelan). Tanya: «Lomba minum tadi lawannya siapa?»
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 5 (kucing abu-abu besar melengkungkan punggung). Tanya: «Siapa sebenarnya kucing abu-abu yang tidak bisa diangkat Thor?»
- Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Kenapa air di tanduk minum itu tidak pernah habis?», «Apa yang dilakukan Thor saat tahu ia dikelabui — marah atau tertawa?», «Pernahkah kamu kalah dalam permainan? Bagaimana rasanya, dan apa yang kamu lakukan?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: Anak bergiliran menyebut satu permainan yang ingin ia coba lagi.
- Ulangi kata baru: salju, singgasana, meneguk, melahap, terkikik, surut.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu ajak keluarga bermain bersama.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Memasangkan lomba: anak memilih gerakan yang tepat untuk tiap lomba.
- Kucing abu-abu: anak menyebut kucing itu sebenarnya ular dunia.
- Sikap Thor: anak menceritakan Thor mau marah, lalu malah tertawa.
- Tetap mencoba: anak menyebut satu permainan yang ingin ia coba lagi.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai), catatan anekdot saat ragam main.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): berhenti di halaman 8, saat Thor tertawa dan kastil lenyap; lalu ceritakan: «Sepanjang jalan pulang Thor tersenyum, dan malamnya ia bercerita di aula sambil minum susu hangat.» Cukup satu ragam main («Siapa lawannya sebenarnya»); ganti mewarnai dengan menunjuk halaman 5: «Siapa sebenarnya kucing abu-abu itu?»
- Thor dan Loki adalah tokoh cerita orang Nordik zaman dulu; ini kisah lama, bukan pelajaran agama.
- Kalau anak cemas melihat raksasa sebesar itu, katakan: «Raja Utgard tidak menyakiti siapa pun; ia hanya main tebak-tebakan, lalu mengantar tamunya pulang.»