Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Siang dan malam · Subtopik: Tugas berat jadi ringan kalau bersama
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Ra dan Perahu Matahari (mitos Mesir kuno, 10 halaman, 3 menit)
- Dimensi profil lulusan: Kolaborasi, Penalaran Kritis, Komunikasi
Tujuan pembelajaran
- Anak menyebutkan siapa saja yang menemani Ra di perahu emas.
- Anak menceritakan apa yang diinginkan Apep, si ular kabut.
- Anak menyebutkan bagaimana cahaya bertiga membuat Apep pergi.
- Anak menyebutkan satu teman yang mau membantunya saat tugasnya berat.
Alat dan bahan
- Cerita Ra dan Perahu Matahari: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 6 atau 8 (cetak sesuai jumlah anak).
- Kertas kuning sebagai cahaya dan satu tongkat sebagai dayung.
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Siapa yang pernah bangun pagi sekali? Apa yang kalian lihat di langit?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Sungai besar ini namanya Nil. Di langit ada perahu emas. Ke mana perahu itu pergi setiap pagi?»
- Perkenalkan 3 kata: haluan, lentera, silau.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 6. Berhenti sesudah halaman 6, saat kabut hitam menutup jalan perahu. Tanya: «Menurut kalian, apa yang akan dilakukan Bastet dan Thoth sekarang?»
- Memahami: Lanjutkan halaman 7 sampai 10. Jeda, lalu tanya: «Bagaimana cahaya bertiga membuat Apep pergi?»
- Mengaplikasi: «Perahu matahari»: anak duduk berbaris seperti di perahu. Tiga anak bergiliran jadi Ra dengan dayung, Thoth dengan peta bintang, dan Bastet penjaga haluan. Aba-aba «Angkat layar cahaya!»: semua mengangkat kertas kuning sampai kabut silau lalu mundur. Tanya: «Siapa saja yang menemani Ra di perahu matahari?»
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 6 (kabut hitam seperti ular raksasa menutup jalan perahu). Tanya: «Apa yang diinginkan Apep, si ular kabut?»
- Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Siapa saja yang menemani Ra di perahu matahari?», «Apa yang diinginkan Apep, si ular kabut?», «Kalau kamu punya tugas yang berat, siapa teman yang mau membantumu?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: Anak bergiliran menyebut satu teman yang mau membantunya saat tugasnya berat.
- Ulangi kata baru: haluan, lentera, silau, menukik, menggulung, embun.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu lihat langit senja bersama.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Teman di perahu: anak menyebut Thoth dan Bastet menemani Ra.
- Keinginan Apep: anak menceritakan Apep ingin menelan cahaya matahari.
- Cahaya bertiga: anak menyebut cahaya mereka bergabung sampai Apep silau.
- Teman penolong: anak menyebut satu teman yang mau membantunya.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai), catatan anekdot saat ragam main.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): berhenti di halaman 8, saat Apep pergi dan Ra tertawa; lalu ceritakan: «Pintu pagi terbuka dan perahu emas naik membawa pagi baru.» Cukup satu ragam main («Perahu matahari»); ganti mewarnai dengan menunjuk halaman 6: «Apa yang diinginkan Apep, si ular kabut?»
- Ra, Thoth dan Bastet tokoh cerita orang Mesir kuno; ini kisah lama, bukan pelajaran agama. Anak bermain berlayar, bukan jadi dewa.
- Kalau anak takut pada Apep, katakan: «Apep hanya kabut hitam. Ia tidak menyentuh siapa pun dan pergi saat cahaya dinyalakan bersama.»