← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Putri Santubong

Usia 3–7 · 2 menit 36 detik · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Siapa di rumah kalian yang pandai memasak? Siapa yang pandai menjahit?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Lihat tangan dua kakak beradik ini. Mereka pandai membuat apa?»
  4. Perkenalkan 3 kata: songket, menenun, berselisih.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 7. Berhenti saat kedua putri mulai berselisih. Tanya: «Apa yang akan terjadi kalau mereka terus berselisih?»
  2. Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10. Jeda, lalu tanya: «Mengapa nenek berkata kabutnya bersalaman?»
  3. Mengaplikasi: «Klik-klak, tuk-tuk»: kelompok Santubong menenun (tangan maju mundur, «klik-klak»), kelompok Sejinjang menumbuk (tangan turun naik, «tuk-tuk»), mengikuti tepuk guru, pelan lalu cepat. Tukar peran. Tanya: «Mengapa keduanya penting?»
  4. Mengaplikasi: «Kabut bersalaman»: dua anak berhadapan, satu berkata «kain lebih penting», satu «nasi lebih penting», suara makin keras. Guru berseru «berhentilah!»: anak diam, tarik napas, berkata «sama-sama penting», lalu bersalaman. Tanya: «Apa yang seharusnya mereka lakukan?»
  5. Mengaplikasi: Mewarnai halaman 4 atau 10. Tanya: «Kain Santubong seperti apa warnanya?»
  6. Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Mengapa kedua putri diturunkan ke kampung di tepi sungai?», «Apa keahlian Santubong dan apa keahlian Sejinjang?», «Kalau kamu dan temanmu berebut siapa yang paling hebat, bagaimana cara berbaikan?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: Bergiliran, anak menyebutkan satu pekerjaan di rumah dan mengapa penting.
  2. Ulangi kata baru: songket, menenun, berselisih, hulu, hilir.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu tanyakan pekerjaan apa yang ibu dan ayah kerjakan.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru