← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Putri Mandalika

Usia 3–7 · 2 menit · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Pernahkah kalian berebut mainan dengan teman? Bagaimana supaya tidak bertengkar?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Apa yang disukai putri ini?»
  4. Perkenalkan 3 kata: rakyat, mengalah, nyale.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Putar atau bacakan cerita sampai halaman 6. Berhenti saat putri mengundang semua orang ke Pantai Seger sebelum fajar. Tanya: «Menurut anak-anak, apa yang akan dikatakan Putri Mandalika di pantai?» Dengarkan tebakan, lanjutkan sampai selesai, lalu diam sejenak.
  2. Mengaplikasi: Pilih 2 ragam main. (a) Membagi nyale: setiap kelompok mendapat satu wadah «nyale», anak menghitung bersama lalu membaginya sama rata; kalau sisa, kelompok memutuskan siapa yang mengalah. (b) Gerak ombak: anak berbaris bergandengan tangan, bergerak naik-turun seperti ombak; saat guru berkata «fajar», semua berjongkok diam. (c) Mewarnai halaman 9: cacing laut warna-warni.
  3. Mengaplikasi: Saat anak bekerja, tanya: «Bagaimana rasanya kalau semua mendapat bagian yang sama?»
  4. Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas pertanyaan kartu: «Mengapa para pangeran hampir berperang?», «Apa itu tradisi Bau Nyale, dan mengapa orang melakukannya?», «Pernahkah kamu mengalah supaya teman-teman tidak bertengkar? Ceritakan.»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: anak menyebutkan siapa yang berkumpul di pantai dan apa yang muncul dari laut.
  2. Ulangi kata baru: rakyat, mengalah, nyale, fajar, karang.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu bagi makanan kecil sama rata dengan kakak atau adik.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru