Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Malam dan cahaya · Subtopik: Berpisah tanpa kehilangan rasa sayang
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Putri Kaguya dari Batang Bambu (dongeng Jepang, 10 halaman, 3 menit)
- Dimensi profil lulusan: Komunikasi, Kemandirian
Tujuan pembelajaran
- Anak menyebutkan di mana kakek menemukan bayi Kaguya.
- Anak menyebutkan mengapa Kaguya harus kembali ke bulan.
- Anak menceritakan pesan Kaguya supaya kakek dan nenek tidak sedih.
- Anak menyebutkan satu orang jauh yang ingin ia ingat saat memandang bulan.
Alat dan bahan
- Cerita Putri Kaguya dari Batang Bambu: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 2 atau 9 (cetak sesuai jumlah anak).
- Bulan besar dari kertas kuning, ditempel guru di dinding.
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Kalau anak-anak rindu seseorang yang jauh, apa yang kalian lakukan?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Malam hari di hutan ada cahaya keemasan. Kira-kira cahaya apa itu?»
- Perkenalkan 3 kata: keemasan, mungil, berkaca-kaca.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar atau bacakan halaman 1–4. Berhenti di akhir halaman 4, saat Kaguya duduk lama memandang bulan dengan mata berkaca-kaca. Tanya: «Menurut anak-anak, mengapa Kaguya sedih?»
- Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10. Jeda, lalu tanya: «Apa yang Kaguya tinggalkan untuk kakek dan nenek?»
- Mengaplikasi: «Melambai ke bulan»: anak bergiliran berdiri di depan bulan kertas, menyebut satu orang yang ia rindukan, lalu melambai dan berkata «Selamat malam!». Yang lain membuat lingkaran bulan dengan dua tangan. Tanya: «Kapan Kaguya tersenyum untuk kakek dan nenek?»
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 2 (bayi mungil di dalam bambu) atau halaman 9 (kakek nenek melambai ke bulan). Tanya: «Kakek menemukan bayi Kaguya di dalam apa?»
- Merefleksi: Bahas sambil duduk melingkar: «Kenapa Kaguya harus kembali ke bulan?», «Apa pesan Kaguya supaya kakek dan nenek tidak sedih?», «Kalau kamu memandang bulan malam ini, siapa yang ingin kamu ingat?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: Anak bergiliran menyebutkan satu hal yang Kaguya lakukan di rumah.
- Ulangi kata baru: keemasan, mungil, berkaca-kaca, purnama, jubah.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu tunjukkan satu benda kenangan dari keluarga.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Asal Kaguya: anak menyebutkan kakek menemukannya di dalam batang bambu yang bersinar.
- Alasan pulang: anak menyebutkan keluarga Kaguya di bulan datang menjemputnya.
- Pesan Kaguya: anak menceritakan saat purnama paling terang Kaguya tersenyum untuk mereka.
- Orang yang diingat: anak menyebutkan satu orang jauh yang ia rindukan.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai), catatan anekdot saat bermain.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): bacakan sampai halaman 10 seperti biasa; yang disederhanakan hanya ragam main dan pertanyaannya. Cukup satu ragam main «Melambai ke bulan»; ganti mewarnai dengan menunjuk halaman 2: «Kakek menemukan bayi Kaguya di dalam apa?»
- Halaman 7 adalah perpisahan dan bisa membuat anak sedih; jangan diperankan. Kalau anak sedih saat Kaguya pergi, katakan: «Kaguya tidak hilang; setiap purnama ia tersenyum untuk kakek dan nenek.»
- Kaguya dan orang-orang bulan tokoh cerita orang Jepang zaman dulu; ini kisah lama, bukan pelajaran agama.