Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Api dan kehangatan · Subtopik: Berani menolong walaupun sulit
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Prometheus Sang Pembawa Api (mitos Yunani, 10 halaman, 4 menit)
- Dimensi profil lulusan: Kewargaan, Kemandirian, Komunikasi
Tujuan pembelajaran
- Anak menyebutkan di dalam apa Prometheus membawa percikan api turun.
- Anak menyebutkan tiga kegunaan api yang disebut Prometheus.
- Anak menyebutkan siapa yang memutuskan rantai Prometheus di tebing.
- Anak menyebutkan satu kebaikan yang pernah ia lakukan meskipun sulit.
Alat dan bahan
- Cerita Prometheus Sang Pembawa Api: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 5 atau 6 (sesuai jumlah anak).
- Gulungan kertas sebagai buluh, kertas oranye sebagai nyala api.
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Di rumah, siapa yang boleh menyalakan api di dapur?»
- Tunjukkan gambar halaman 2: «Malam di lembah ini gelap dan dingin. Apa yang paling mereka butuhkan?»
- Perkenalkan 3 kata: titan, buluh, perapian.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar atau bacakan sampai akhir halaman 3, saat Zeus melarang tapi Prometheus tetap memikirkan lembah gelap itu. Tanya: «Menurut kalian, apa yang akan Prometheus lakukan sekarang?»
- Memahami: Lanjutkan halaman 4 sampai 10. Jeda, lalu tanya: «Apa yang manusia lakukan pada malam pertama ada api?»
- Mengaplikasi: «Membawa nyala kecil»: kertas oranye diselipkan di ujung gulungan. Anak berjalan pelan menyeberangi ruangan sambil melindungi nyala itu dengan telapak tangan; teman meniup pelan sebagai angin. Tanya: «Di dalam apa Prometheus menyembunyikan percikan api?»
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 6 (lembah berkelip, roti dipanggang, anak-anak tidur hangat). Tanya: «Api dipakai manusia untuk apa saja?»
- Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Bagaimana ia membawa api turun dari langit?», «Siapa yang akhirnya membebaskan Prometheus?», «Kebaikan apa yang pernah kamu lakukan meskipun sulit?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: Anak menyebut satu kebaikan yang pernah ia lakukan meskipun sulit.
- Ulangi kata baru: titan, buluh, perapian, percikan, menggigil, berkelip.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu hitung lampu yang menerangi rumahmu.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Membawa api: anak menyebut percikan dibawa dalam batang buluh.
- Kegunaan api: anak menyebut api menghangatkan, menerangi, dan memasak.
- Yang membebaskan: anak menyebut Herkules memutuskan rantainya.
- Kebaikan sendiri: anak menyebut satu kebaikan yang ia lakukan.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai), catatan anekdot saat ragam main.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): berhenti di akhir halaman 6, saat anak-anak tidur dalam kehangatan; ceritakan: «Zeus sempat mengikat Prometheus di tebing, lalu Herkules memutuskan rantainya dan Prometheus pulang ke lembah.» Lalu tanya: «Siapa yang membebaskan Prometheus?» Cukup satu ragam main («Membawa nyala kecil»); ganti mewarnai dengan menunjuk halaman 6: «Api dipakai manusia untuk apa saja?»
- Halaman 7 berat: Prometheus dirantai. Tekankan pilihannya, bukan hukumannya: «Aku tidak menyesal.» Kalau anak takut, katakan: «Bintang menemaninya, lalu rantainya putus.»
- Zeus dan para titan tokoh cerita orang Yunani dulu; ini kisah lama, bukan pelajaran agama.