Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Angin dan cuaca · Subtopik: Menjaga titipan dan memaafkan teman
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Odysseus dan Kantong Angin (mitos Yunani, 10 halaman, 4 menit)
- Dimensi profil lulusan: Kemandirian, Kolaborasi, Komunikasi
Tujuan pembelajaran
- Anak menyebutkan apa isi kantong kulit pemberian Raja Aiolos.
- Anak menyebutkan angin mana yang meniup kapal Odysseus selama sembilan hari.
- Anak menceritakan apa yang terjadi setelah kantong itu terbuka.
- Anak menyebutkan satu hal yang pernah membuatnya sangat penasaran.
Alat dan bahan
- Cerita Odysseus dan Kantong Angin: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 3 atau 10 (cetak sesuai jumlah anak).
- Bola kapas satu per anak dan tali sebagai garis Ithaka.
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Pernahkah kalian dititipi sesuatu dan diminta tidak membukanya?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Ini pulau bertembok perunggu yang dilihat Odysseus. Menurut kalian, bagaimana rasanya berlayar berbulan-bulan?»
- Perkenalkan 3 kata: perunggu, kemudi, nakhoda.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 6. Berhenti sesudah halaman 6, saat para pelaut berbisik «Kita lihat sedikit saja...». Tanya: «Menurut kalian, apa yang akan terjadi pada kapal yang sudah hampir sampai itu?»
- Memahami: Lanjutkan halaman 7 sampai 10. Jeda, lalu tanya: «Apa yang Odysseus ajarkan kepada pelaut muda di malam terakhir?»
- Mengaplikasi: «Meniup kapal ke Ithaka»: bola kapas di meja, tali di seberang sebagai pantai Ithaka. Anak meniup bolanya pelan-pelan sampai garis, tanpa memakai tangan. Tanya: «Angin apa yang meniup kapal Odysseus selama sembilan hari?»
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 3 (Aiolos memasukkan angin badai ke kantong kulit). Tanya: «Apa isi kantong kulit pemberian Raja Aiolos?»
- Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Kenapa para pelaut membuka kantong itu?», «Apa yang terjadi setelah kantong terbuka?», «Pernahkah kamu sangat penasaran pada sesuatu? Apa yang kamu lakukan?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: Anak menyebut satu hal yang pernah membuatnya sangat penasaran.
- Ulangi kata baru: perunggu, kemudi, nakhoda, merantau, terdampar, reda.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu cari bintang paling terang di langit.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Isi kantong: anak menyebut angin badai utara, timur, dan selatan.
- Angin lembut: anak menyebut angin barat yang meniup kapal ke Ithaka.
- Sesudah terbuka: anak menceritakan badai meniup kapal menjauh dari Ithaka.
- Rasa penasaran: anak menyebut satu hal yang pernah membuatnya penasaran.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai), catatan anekdot saat ragam main.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): berhenti di halaman 9, saat Odysseus menepuk bahu para pelaut; ceritakan: «Malam itu mereka berlayar tenang di bawah bintang-bintang.» Cukup satu ragam main («Meniup kapal ke Ithaka»); ganti mewarnai dengan menunjuk halaman 3: «Apa isi kantong kulit pemberian Raja Aiolos?»
- Kalau anak cemas saat badai datang, katakan: «Kapalnya tidak pecah; semua pelaut selamat.» Odysseus tidak menghukum siapa pun — ia menepuk bahu mereka.
- Odysseus dan Raja Aiolos tokoh cerita orang Yunani zaman dulu; ini kisah lama, bukan pelajaran agama.