Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Langit malam · Subtopik: Menikmati bersama, tidak harus memiliki
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Milo dan Bulan (cerita Milo, 10 halaman, 2 menit)
- Dimensi profil lulusan: Penalaran Kritis, Kreativitas, Komunikasi
Tujuan pembelajaran
- Anak menyebutkan untuk siapa Milo ingin mengambil bulan dan mengapa.
- Anak menceritakan kembali tiga tempat tinggi yang Milo naiki: pagar, atap gudang, dahan pohon mangga.
- Anak menunjukkan dengan jari di baskom air bahwa bayangan bulan pecah lalu utuh lagi.
Alat dan bahan
- Cerita Milo dan Bulan: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 6 atau 8 (cetak sesuai jumlah anak).
- Baskom berisi air, satu benda bulat putih (piring plastik atau tutup toples).
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Siapa yang pernah melihat bulan di malam hari? Bentuknya seperti apa?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Bulan tergantung rendah di atas atap. Menurut anak-anak, bisa digapai Milo atau tidak?»
- Perkenalkan 3 kata: bersinar, dahan, kecewa.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 6. Berhenti di halaman 6, saat Milo melihat bulan di dalam bak air. Tanya: «Kalau Milo memasukkan cakarnya, apakah bulan itu bisa diambil? Apa yang akan terjadi?»
- Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10. Jeda sebentar, lalu tanya: «Kata Sari, apa yang bisa kita lakukan kalau tidak bisa memiliki bulan?»
- Mengaplikasi: Gerak «Sedikit lagi!»: anak jongkok (halaman), berdiri (pagar), berjinjit (atap gudang), tangan ke atas (dahan). Lalu semua duduk di sekitar baskom air. Guru memegang benda bulat putih di atas air, anak bergiliran melihat bayangannya dan memasukkan satu jari. Tanya: «Ke mana bulannya? Sekarang utuh lagi atau belum?»
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 8 (Milo dan Sari di tepi bak air) atau halaman 6 (bulan di dalam bak). Tanya: «Siapa yang duduk bersama Milo?»
- Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Mengapa Milo ingin mengambil bulan?», «Dari tempat mana saja Milo mencoba menggapainya?», «Apa yang terjadi ketika Milo memasukkan cakarnya ke air?», «Apa hal indah yang paling kamu suka lihat bersama keluargamu?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: Anak menyebutkan tiga tempat tinggi sesuai urutan cerita, lalu tempat terakhir: bak air.
- Ulangi kata baru: bersinar, dahan, kecewa, bak air, pecah, utuh.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu lihat bulan bersama malam ini dan ceritakan bentuknya besok.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Niat baik: anak menyebutkan bahwa Milo ingin memberi bulan untuk Sari.
- Urutan cerita: anak menyebutkan pagar, atap gudang, dan dahan pohon dalam urutan yang benar.
- Percobaan air: anak menunjukkan bayangan yang pecah saat jari masuk dan utuh lagi saat jari diangkat.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai), catatan anekdot saat percobaan di baskom.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): berhenti membaca di halaman 8, cukup gerak «Sedikit lagi!» tanpa baskom, refleksi dengan dua pertanyaan pertama.
- Anak mungkin kecewa Milo tidak mendapat bulan. Arahkan ke halaman 9: Sari tidak sedih, mereka menikmati bulan berdua. Tanyakan: «Lebih enak punya sendiri atau melihat bersama?»
- Bulan di air adalah bayangan, seperti wajah kita di cermin. Bulan yang asli tetap di langit, sangat jauh.