Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Makanan sehat · Subtopik: Belajar boleh salah, teman boleh dimaafkan
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Milo Belajar Memasak (cerita Milo, 10 halaman, 2 menit)
- Dimensi profil lulusan: Kolaborasi, Kesehatan, Kreativitas
Tujuan pembelajaran
- Anak menceritakan apa yang Milo lakukan ketika Lulu menumpahkan kelapa parut: tidak marah, lalu ikut membereskan.
- Anak menyebutkan mengapa kompor berbahaya bagi anak-anak dan siapa yang boleh menyalakannya.
- Anak menyebutkan tiga buah dalam salad Milo dan warnanya.
Alat dan bahan
- Cerita Milo Belajar Memasak: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 4 atau 8 (cetak sesuai jumlah anak).
- Kertas warna kuning, oranye, merah, hijau; mangkuk plastik.
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Siapa yang pernah membantu di dapur? Apa yang tidak boleh kalian pegang di sana?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Ibu sedang memasak. Menurut anak-anak, Milo boleh ikut atau tidak? Mengapa?»
- Perkenalkan 3 kata: santan, kompor, teras.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 6. Berhenti di halaman 6, saat Lulu menumpahkan kelapa parut dan lantai jadi putih semua. Tanya: «Milo hampir marah. Menurut anak-anak, apa yang akan Milo lakukan?»
- Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10. Jeda sebentar, lalu tanya: «Mengapa Milo tidak jadi marah?»
- Mengaplikasi: «Salad pelangi»: dalam kelompok kecil, anak menyobek kertas warna menjadi potongan buah, memasukkannya ke mangkuk, lalu menyebut: pisang kuning, pepaya oranye, semangka merah. Kalau ada potongan jatuh, semua berkata: «Tidak apa-apa, kita bereskan.» Tanya: «Buah apa yang warnanya merah?»
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 8 (salad buah seperti pelangi kecil) atau halaman 4 (Sari memotong buah). Tanya: «Apa tugas Milo di meja?»
- Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Mengapa Ibu tidak mengizinkan Milo membantu di dapur?», «Apa tugas Milo saat mereka membuat salad buah?», «Apa yang Milo ingat ketika Lulu menumpahkan kelapa parut?», «Masakan sederhana apa yang ingin kamu buat bersama keluargamu?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: Anak menyebutkan satu buah dari cerita dan satu hal yang Milo lakukan, bergiliran.
- Ulangi kata baru: santan, kompor, teras, menggelinding, membereskan.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu bantu menyiapkan satu makanan tanpa api, misalnya mengupas pisang.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Memaafkan: anak menceritakan bahwa Milo tidak marah dan ikut membereskan tumpahan Lulu.
- Keselamatan dapur: anak menyebutkan bahwa kompor panas dan hanya orang dewasa yang menyalakannya.
- Warna dan buah: anak menyebutkan minimal tiga buah dari cerita dengan warnanya.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai, mangkuk «salad pelangi»), catatan anekdot saat kerja kelompok.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): berhenti di halaman 8, cukup satu ragam main («Salad pelangi»), tanyakan warna buah saja saat refleksi.
- Kalimat Ibu «Dapur bukan tempat kucing» bukan kalimat kasar. Tekankan alasannya: kompor panas. Anak-anak punya tempat aman untuk membantu, seperti teras.
- Halaman 7 menyebut stroberi yang pernah Milo jatuhkan (cerita Milo dan Kue Ulang Tahun). Kalau anak bertanya: Milo juga pernah salah, jadi ia tahu rasanya.