Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Air dan keselamatan · Subtopik: Berani mencoba pelan-pelan
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Milo Belajar Berenang (cerita Milo, 10 halaman, 2 menit)
- Dimensi profil lulusan: Kemandirian, Kesehatan, Komunikasi
Tujuan pembelajaran
- Anak menyebutkan cara Milo menolong Pip yang perahu daunnya terbalik.
- Anak menyebutkan aturan Sari: tidak ke sungai sendirian, selalu bersama orang dewasa.
- Anak menceritakan kembali urutan empat hari Milo belajar: basah sampai siku, satu lalu dua kaki, perut basah, mengambang.
Alat dan bahan
- Cerita Milo Belajar Berenang: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 7 atau 8 (cetak sesuai jumlah anak).
- Kain biru atau tikar sebagai «sungai», empat kartu angka 1 sampai 4.
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Siapa yang pernah bermain air di sungai, kolam, atau pantai? Adakah yang takut masuk ke air?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Sari bermain air, tetapi Milo hanya menonton dari atas batu. Kira-kira mengapa?»
- Perkenalkan 3 kata: jernih, dangkal, mengambang.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 4. Berhenti di halaman 4, setelah Milo menarik Pip dan bulunya basah. Tanya: «Ternyata air tidak menggigit. Menurut anak-anak, besok Milo mau masuk ke air atau tidak?»
- Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10. Lalu tanya: «Berapa hari Milo belajar sampai bisa mengambang?»
- Mengaplikasi: Gerak «Sungai di lantai»: bentangkan kain biru. Guru mengangkat kartu hari 1, anak «menarik Pip» sampai lengan basah ke siku; hari 2, mencelupkan satu kaki lalu dua kaki; hari 3, berjalan sampai «perut basah»; hari 4, gerakan mengambang. Tanya: «Apa yang terasa di bawah kaki Milo?»
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 7 (Milo mengambang) atau halaman 8 (tiga langkah ke batu besar). Sambil anak mewarnai, tanya: «Siapa yang menjaga Milo di sungai?»
- Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Mengapa Milo takut pada air sungai?», «Apa yang membuat Milo pertama kali masuk ke air?», «Aturan apa yang Sari berikan kepada Milo tentang sungai?», «Adakah sesuatu yang kamu takuti? Langkah kecil apa yang bisa kamu coba besok?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: Anak menyebutkan satu hal yang Milo lakukan di sungai, bergiliran.
- Ulangi kata baru: jernih, dangkal, waspada, licin, mengambang.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu tanyakan kepada orang tua: ke sungai atau kolam harus bersama siapa?
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Menolong: anak menyebutkan bahwa Milo menarik Pip keluar dari air.
- Aturan keselamatan: anak menyebutkan «tidak boleh ke sungai sendirian» dengan kata-katanya sendiri.
- Urutan cerita: anak menyebutkan tahap siku, kaki, perut, mengambang berurutan, minimal tiga.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai), catatan anekdot saat gerak «Sungai di lantai».
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): berhenti membaca di halaman 8, cukup satu ragam main (gerak «Sungai di lantai»), dan ambil dua pertanyaan pertama saja saat refleksi.
- Ada anak yang benar-benar takut air. Jangan dipaksa bercerita. Tekankan kalimat Sari: «Pelan-pelan saja, tidak usah buru-buru.»
- Perahu daun Pip terbalik di halaman 3, tetapi airnya dangkal dan Milo langsung menolong. Pesan: berenang hanya di tempat dangkal dan bersama orang dewasa.