Unduh di Google Play
Sampul cerita Milo Belajar Berenang

Milo Belajar Berenang

10 halaman1 menit 56 detikUsia 3–7
Buka di aplikasi
Halaman 1–2 diputar berurutan di sini; selebihnya di aplikasi.

Ceritanya

Ilustrasi halaman 1

Halaman 1

Di belakang rumah ada sungai kecil yang airnya jernih dan dangkal. Sari sering bermain air di sana. Milo hanya menonton dari atas batu.

Ilustrasi halaman 2

Halaman 2

"Ayo turun, Milo," ajak Sari. Milo menggeleng kuat-kuat. Air itu bergerak terus, dan segala yang bergerak membuatnya waspada.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 3

Pip datang membawa daun besar dan memakainya seperti perahu. "Lihat, aku tidak tenggelam!" katanya bangga. Perahunya langsung terbalik.

🔒 Lanjutan cerita ini — gambar dan suaranya — ada di aplikasi Cerita Anak, bersama cerita-cerita lain tentang tokoh dan legenda Nusantara.

Unduh di Google Play
Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 4

Milo menarik Pip keluar dengan cakarnya. Bulunya jadi basah sampai siku. Ternyata air tidak menggigit. Air hanya dingin.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 5

Hari berikutnya Milo mencelupkan satu kaki. Lalu dua kaki. Batu di dasar sungai terasa licin dan lucu di bawah telapaknya.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 6

Hari ketiga ia berjalan sampai perutnya basah. "Bagus sekali!" kata Sari. "Pelan-pelan saja, tidak usah buru-buru."

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 7

Hari keempat, tanpa sadar, kakinya tidak lagi menyentuh dasar. Ekornya bergerak, kakinya bergerak — dan Milo mengambang!

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 8

Ia berenang tiga langkah sampai ke batu besar. Hanya tiga langkah, tetapi tiga langkah itu benar-benar miliknya sendiri.

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 9

"Ingat, Milo," kata Sari sambil mengeringkan bulunya dengan handuk, "jangan pernah ke sungai sendirian. Selalu bersama aku."

Gambar & suara ada di aplikasi

Halaman 10

Malam itu bulu Milo wangi matahari. Ia bermimpi tentang air yang dingin dan batu yang licin, lalu tidur pulas. Selamat tidur, Milo.

Tentang cerita ini

Cerita asli tentang Milo, kucing oranye yang kami tulis untuk Cerita — bukan dongeng rakyat. Latarnya sungai kecil berair jernih di belakang rumah, dan seluruh cerita berjalan pelan sekali, satu langkah kecil setiap hari.

Mula-mula Milo hanya menonton dari atas batu: air itu bergerak terus, dan segala yang bergerak membuatnya waspada. Ia baru masuk ke air ketika perahu daun Pip terbalik dan harus ditarik keluar — ternyata air tidak menggigit, air hanya dingin. Hari berikutnya satu kaki, lalu dua kaki, lalu sampai perutnya basah; pada hari keempat kakinya tidak lagi menyentuh dasar. Tiga langkah berenang, dan tiga langkah itu benar-benar miliknya sendiri.

Cocok untuk usia 3–6 tahun. Aturan keselamatannya ada di dalam cerita — jangan pernah ke sungai sendirian. Sesudahnya bisa ditanyakan: adakah sesuatu yang kamu takuti, dan langkah kecil apa yang bisa kamu coba besok?

Untuk orang tua

Pesan moral

Berani bukan berarti tidak takut. Berani berarti maju satu langkah kecil setiap hari — dan tetap mengikuti aturan keselamatan.

Pertanyaan untuk ngobrol

  1. Mengapa Milo takut pada air sungai?
  2. Apa yang membuat Milo pertama kali masuk ke air?
  3. Berapa hari Milo butuh sampai bisa mengambang?
  4. Aturan apa yang Sari berikan kepada Milo tentang sungai?
  5. Adakah sesuatu yang kamu takuti? Langkah kecil apa yang bisa kamu coba besok?

Dengarkan semuanya di aplikasi

Semua halaman bersuara, teks menyala mengikuti suara, bisa offline, tanpa iklan.