← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Mengapa Kiwi Tidak Bisa Terbang

Usia 3–7 · 2 menit 57 detik · 9 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Pernahkah kalian memberikan giliran kepada teman? Bagaimana rasanya?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Burung-burung ini bernyanyi di pucuk pohon. Ada berapa burung di gambar?»
  4. Perkenalkan 3 kata: menggerogoti, lembap, mengendus.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 4. Berhenti sesudah halaman 4, saat semua burung punya alasan. Tanya: «Hutannya butuh pertolongan. Siapa yang akhirnya mau turun?»
  2. Memahami: Lanjutkan halaman 5 sampai 9. Jeda, lalu tanya: «Apa yang berubah pada badan kiwi?»
  3. Mengaplikasi: «Tiga alasan burung»: guru menyebut nama burung, anak menjawab dengan gerakan dan kata — Tui menutup mata, Pukeko memeluk badan, Pipit menyusun sarang. Tanya: «Tadi Tui, Pukeko, dan Pipit beralasan apa?»
  4. Mengaplikasi: Mewarnai halaman 7 (kiwi mengendus tanah dengan paruhnya yang panjang). Tanya: «Apa yang kiwi korbankan ketika tinggal di lantai hutan?»
  5. Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Mengapa pohon-pohon di hutan Tane menjadi sakit?», «Mengapa orang Selandia Baru sangat menyayangi kiwi sampai sekarang?», «Apa yang pernah kamu relakan untuk menolong teman atau keluargamu?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: Anak bergiliran menyebut satu hal yang pernah ia relakan untuk menolong.
  2. Ulangi kata baru: menggerogoti, lembap, mengendus, paruh, hening, menguning.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu bantu menyiram satu tanaman di rumah.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru