← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Mengapa Kasuari Tidak Bisa Terbang

Usia 3–7 · 3 menit 22 detik · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Apa yang paling kamu bisa: lari cepat, menyanyi, menggambar? Pernah lihat burung yang tidak bisa terbang?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Ini burung kasuari dari Papua. Lihat kakinya! Ia bisa terbang atau tidak?»
  4. Perkenalkan 3 kata: sombong, serakah, lincah.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Bacakan halaman 1–5. Berhenti di halaman 5, ketika kasuari tidur-tiduran dan pipit berlatih. Tanyakan: «Siapa yang akan menang lomba? Mengapa?»
  2. Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10, lalu tanyakan: «Kasuari sekarang tidak bisa terbang, tetapi ia bisa apa?»
  3. Mengaplikasi: pilih 1–2 ragam main. (a) Terbang pipit, lari kasuari: susun botol atau kursi berkelok. Anak-anak «terbang» berkelok sambil melihat ke depan, lalu «lari kasuari» dengan langkah besar. Tanya: «Kalau menoleh ke belakang, apa yang terjadi?» (b) Bermain peran membagi buah: anak yang jadi kasuari menerima buah dari guru, lalu membagikannya kepada «kakatua», «nuri», dan «pipit»; tiap burung berkata «terima kasih». Sisa waktu: mewarnai halaman 9.
  4. Merefleksi: bahas kartu diskusi: «Seperti apa sayap kasuari pada zaman dahulu?», «Mengapa burung-burung mengadakan lomba terbang?», «Apa kelebihanmu yang bisa membantu teman-temanmu?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: urutan cerita: sayap lebar, sombong, lomba, jatuh, kaki kuat, penanam hutan.
  2. Ulangi kata baru: sombong, serakah, lincah, angkuh, mambruk, melesat, rontok.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu ceritakan apa kelebihanmu.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru