← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Manarmakeri dan Bintang Pagi

Usia 3–7 · 3 menit 27 detik · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Pernahkah kamu melihat teman bermain sendirian di pojok? Apa yang bisa kita lakukan?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Ini Kakek Manarmakeri di kebun kelapanya. Mengapa ia sendirian?»
  4. Perkenalkan 3 kata: nira, bumbung, kesepian.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Bacakan halaman 1–4. Berhenti di halaman 4, setelah kakek memeluk cahaya itu. Tanyakan: «Siapa atau apa cahaya yang dipeluk kakek? Apa yang akan dikatakan kakek?»
  2. Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10, lalu tanyakan: «Mengapa kakek tidak meminta emas?»
  3. Mengaplikasi: pilih 1–2 ragam main. (a) Bermain peran kebun kelapa terbuka: satu anak jadi Manarmakeri duduk sendirian, yang lain bermain jauh. Lalu satu per satu datang: «Kek, boleh kami bermain di sini?» Kakek menjawab «Boleh, kebun ini untuk semua». Tanya: «Bagaimana rasanya sendirian? Bagaimana rasanya diajak?» (b) Gerak bintang dan kelapa: aba-aba «memanjat kelapa» (tangan bergantian naik), «bintang bersinar» (jari-jari berkedip), «fajar» (berdiri tegak). Sisa waktu: mewarnai halaman 7.
  4. Merefleksi: bahas kartu diskusi: «Siapa yang ternyata meminum nira Manarmakeri setiap malam?», «Permintaan apa yang dipilih Manarmakeri? Mengapa bukan emas?», «Kalau kamu boleh meminta satu permintaan pada bintang, apa permintaanmu?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: urutan cerita: bumbung kosong, Sampari tertangkap, satu permintaan, kebun untuk semua.
  2. Ulangi kata baru: nira, bumbung, kesepian, bersisik, enggan, pelepah, fajar.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu cari bintang paling terang di langit bersama.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru