← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Legenda Danau Malawen

Usia 3–7 · 3 menit 24 detik · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Kalau kalian sedang kesal, bagaimana caranya supaya suara tetap pelan?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 2: «Ini pesta adat di Desa Sanggu. Bunyi apa yang terdengar di sana?»
  4. Perkenalkan 3 kata: pusaka, restu, nekat.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 4. Berhenti di akhir halaman 4, saat Kumbang dan Intan pergi diam-diam mencari restu di seberang hutan. Tanya: «Menurut anak-anak, untuk apa bekal dari ayah Kumbang nanti dipakai?»
  2. Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10. Jeda sebentar, lalu tanya: «Apa yang terjadi pada piring pusaka itu di tengah air?»
  3. Mengaplikasi: «Menyeberang dengan piring malawen»: dua tali dibentangkan sebagai tepi sungai, kertas bulat ditaruh berjarak di antaranya. Berpasangan, anak berpegangan tangan dan melangkah dari piring ke piring sampai ke seberang.
  4. Mengaplikasi: Mewarnai halaman 9 (danau yang tenang dan dua buaya penjaganya). Tanya: «Apa yang dilakukan kepala desa di tepi danau sesudah badai reda?»
  5. Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Bekal apa yang diberikan ayah Kumbang sebelum ia merantau?», «Bagaimana piring malawen menolong Kumbang dan Intan menyeberang?», «Mengapa para tetua berpesan agar bicara lembut di tepi danau?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: Anak bergiliran mengucapkan satu kalimat lembut saat kesal.
  2. Ulangi kata baru: pusaka, restu, nekat, reda, ilalang.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu ucapkan selamat malam dengan suara paling lembut.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru