← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Legenda Ancol

Usia 3–7 · 3 menit 6 detik · 9 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Siapa pernah ke pantai? Bagaimana rasa air lautnya menurut kalian?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Ini kampung nelayan di tepi laut. Binatang apa yang bergelantungan di pohon bakau?»
  4. Perkenalkan 3 kata: bakau, payau, meringis.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Putar halaman 1 sampai 3. Berhenti sesudah halaman 3, saat Enok meringis karena air kali terasa asin. Tanya: «Menurut kalian, mengapa air kali itu berubah menjadi asin?»
  2. Memahami: Lanjutkan halaman 4 sampai 9. Jeda, lalu tanya: «Apa yang Enok ucapkan kepada laut setiap pagi, dan apa katanya menjelang sore?»
  3. Mengaplikasi: «Pasang dan surut»: tali rafia dibentang sebagai garis pantai. Anak berdiri di belakangnya sebagai air laut. Aba-aba «pasang!» — semua melangkah maju melewati garis sambil menggoyangkan tangan seperti ombak; aba-aba «surut!» — semua mundur lagi. Tanya: «Air laut tadi maju ke mana?»
  4. Mengaplikasi: Mewarnai halaman 4 (Enok bertanya kepada kakeknya di tepi kali). Sambil mewarnai, tanya: «Mengapa air kali di kampung Enok terasa asin?»
  5. Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Apa arti nama Ancol?», «Apa yang terjadi saat air laut pasang dan saat surut?», «Apa yang unik dari tempat tinggalmu sendiri?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: Bergiliran, anak menyebutkan satu hal yang unik dari tempat tinggalnya.
  2. Ulangi kata baru: bakau, payau, meringis, pasang, surut.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu tanyakan apa yang dahulu ada di kampungmu.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru