← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Kancil Menjadi Hakim

Usia 3–7 · 3 menit 20 detik · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Siapa yang pernah berebut mainan dengan teman? Bagaimana akhirnya?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Ada suara ribut di bawah pohon. Siapa yang bertengkar, ya?»
  4. Perkenalkan 3 kata: lebat, harum, adil.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 4. Berhenti sesudah halaman 4, saat Tupai menjawab «Hujan…». Tanya: «Menurut anak-anak, pohon mangga itu milik siapa?»
  2. Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10, lalu tanya: «Apa yang diberikan Monyet kepada Tupai?»
  3. Mengaplikasi: «Sidang mangga»: bertiga. Monyet di kursi: «Aku tinggal di pohon ini!» Tupai: «Mangga jatuh di depan sarangku!» Kancil bertanya: «Siapa yang menanam pohon ini?» lalu memutuskan: «Pohon ini milik hutan.» Monyet memberi mangga kertas: «Maafkan aku, sahabat.» Bertukar peran.
  4. Mengaplikasi: «Menanam biji»: setiap anak memasukkan satu biji ke gelas tanah, menimbun, lalu menyiram. Tanya: «Kalau bijinya tumbuh, siapa yang boleh makan buahnya?»
  5. Mengaplikasi: Mewarnai halaman 1 (pohon mangga yang lebat) atau halaman 9 (hewan-hewan menanam biji).
  6. Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Menurutmu, mengapa Monyet dan Tupai bertengkar?», «Bagaimana keputusan Kancil tentang pohon mangga itu?», «Kalau kamu dan temanmu menginginkan mainan yang sama, apa yang bisa kalian lakukan?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: Anak menyebutkan tiga aturan Kancil: mangga di dahan untuk Monyet, mangga jatuh untuk siapa saja, bijinya ditanam.
  2. Ulangi kata baru: lebat, harum, adil, memanjat, secukupnya, rukun.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu taruh gelas bijinya di tempat terang.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru