← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Kancil dan Jejak di Lumpur

Usia 3–7 · 3 menit 25 detik · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Pernahkah kamu melihat bekas kaki di tanah basah? Bekas kaki siapa itu?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Kenapa Pak Tani berteriak? Apa yang hilang dari bedeng?»
  4. Perkenalkan 3 kata: jejak, lumpur, menuduh.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Putar cerita atau bacakan halaman 1 sampai 6. Berhenti di halaman 6 saat jejak berakhir di lubang di bawah akar pohon. Tanya: «Siapa yang tinggal di lubang itu? Apakah ia jahat?»
  2. Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10. Diam sebentar.
  3. Mengaplikasi: «Jejak siapa?». Anak membasahi telapak kaki di ember, lalu berjalan di kertas koran. Guru bertanya: «Jejak siapa yang paling kecil? Apa bedanya dengan jejak guru?»
  4. Mengaplikasi: Bermain peran «Ikuti jejaknya». Guru menempel jejak dari kertas di lantai sampai ke «lubang» (meja bertutup kain). Kancil berkata tenang «Bukan aku. Ayo kita periksa», semua mengikuti jejak. Di lubang, Ibu Landak berkata «Maaf, anak-anakku lapar», Pak Tani menjawab dengan baik.
  5. Mengaplikasi: Mewarnai halaman 7, keluarga landak di depan lubang. Tanya: «Ada berapa anak landak?» Pilih dua dari tiga ragam main.
  6. Merefleksi: «Siapa yang dituduh mencuri ubi Pak Tani? Mengapa?» «Bagaimana Kancil membuktikan bahwa ia tidak bersalah?» «Bagaimana perasaanmu kalau dituduh melakukan sesuatu yang tidak kamu lakukan?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: anak-anak mengurutkan gambar halaman 1, 4, 7, 9 dan menyebutkan siapa yang mengambil ubi.
  2. Ulangi kata baru: jejak, lumpur, menuduh.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu cari bekas kaki di halaman rumah.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru