Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Binatang di ladang · Subtopik: sahabat saling menjaga
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Kancil dan Burung Puyuh (fabel Si Kancil, 9 halaman, 3 menit)
- Dimensi profil lulusan: Kolaborasi, Penalaran Kritis, Komunikasi
Tujuan pembelajaran
- Anak menyebutkan dua cara sahabat saling menolong: Kancil menghentikan kerbau, Ibu Puyuh memancing pemburu menjauh.
- Anak berseru dengan suara jelas «Berhenti! Ada sarang di sini!» saat bermain peran.
- Anak menghitung lima telur dan lima anak puyuh pada gambar halaman 1 dan 4.
Alat dan bahan
- Cerita Kancil dan Burung Puyuh: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 4 atau 9 (cetak sesuai jumlah anak).
- Tiga gambar dari halaman 1, 3, 7 untuk diurutkan, boleh digambar tangan.
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Siapa di sini punya sahabat? Pernahkah sahabatmu menolongmu? Kapan?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Burung ini tinggal di mana? Ada berapa telurnya? Ayo hitung.»
- Perkenalkan 3 kata: sarang, pemburu, berpura-pura.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar cerita atau bacakan halaman 1 sampai 5. Berhenti di halaman 5 saat jaring pemburu terangkat dan Ibu Puyuh berkata «Sekarang giliranku!». Tanya: «Ibu Puyuh kecil sekali. Bagaimana caranya ia bisa menolong Kancil?»
- Memahami: Lanjutkan sampai halaman 9. Diam sebentar.
- Mengaplikasi: Bermain peran «Sarang di rumput». Beberapa anak berjongkok menjadi sarang, beberapa berjalan pelan menjadi rombongan kerbau, satu anak menjadi Kancil yang berseru «Berhenti! Tolong lewat sebelah sana!». Kerbau berbelok. Ganti giliran. Guru bertanya: «Kenapa kerbau harus berbelok?»
- Mengaplikasi: Gerak «Puyuh terseok-seok lalu terbang». Anak berjalan pelan terseok-seok. Saat guru bertepuk, anak mengepakkan kedua tangan dan «terbang» ke sudut kelas.
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 9, anak-anak puyuh meringkuk di bawah sayap ibu. Tanya: «Ada berapa anak puyuh?» Pilih dua dari tiga ragam main.
- Merefleksi: «Bagaimana Kancil menyelamatkan telur-telur Ibu Puyuh?» «Apa yang dilakukan Ibu Puyuh saat pemburu mendekati Kancil?» «Mengapa pemburu meninggalkan Kancil dan mengejar Ibu Puyuh?» «Siapa sahabat yang selalu menjagamu? Bagaimana kamu menjaganya juga?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: anak-anak mengurutkan tiga gambar dan menyebutkan siapa menolong siapa.
- Ulangi kata baru: sarang, pemburu, berpura-pura.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu ceritakan siapa sahabat yang selalu menjagamu.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Saling menolong: anak menyebutkan pertolongan Kancil dan pertolongan Ibu Puyuh.
- Berani berbicara: anak mengucapkan «Berhenti!» dengan suara jelas saat menjadi Kancil.
- Menghitung: anak menghitung telur atau anak puyuh sampai lima sambil menunjuk gambar.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai) / catatan anekdot saat bermain peran.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): hari pertama bacakan sampai halaman 3 (sarang selamat) dan bermain «Sarang di rumput». Hari kedua lanjutkan halaman 4 sampai 9. Pertanyaan cukup «Siapa yang menolong Ibu Puyuh?».
- Pemburu dengan jaring bisa membuat anak takut. Katakan sejak awal bahwa tidak ada yang tertangkap; jaringnya hanya menangkap angin. Jangan memerankan pemburu, cukup diceritakan.