Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Tanaman dan bunga · Subtopik: Murah hati membuat semua berbunga
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Kakek Penyebar Bunga Sakura (dongeng Jepang, 10 halaman, 4 menit)
- Dimensi profil lulusan: Kewargaan, Kreativitas, Penalaran Kritis
Tujuan pembelajaran
- Anak menceritakan bagaimana Shiro membantu kakek dan nenek.
- Anak menyebutkan apa yang terjadi ketika tetangga meminjam lesung ajaib.
- Anak menceritakan apa yang terjadi pada pohon kering saat kakek menebar abu.
- Anak menyebutkan satu hal yang bisa ia lakukan kalau ingin mainan teman.
Alat dan bahan
- Cerita Kakek Penyebar Bunga Sakura: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 2 atau 8 (cetak sesuai jumlah anak).
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Bunga apa yang pernah anak-anak lihat di halaman? Warnanya apa saja?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Kakek dan nenek punya anjing putih, Shiro. Kira-kira Shiro suka melakukan apa?»
- Perkenalkan 3 kata: iri, guci, lesung.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar atau bacakan halaman 1–6. Berhenti di akhir halaman 6, saat kakek memilih membawa pulang abu lesung. Tanya: «Menurut anak-anak, abu itu untuk apa?»
- Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10. Jeda, lalu tanya: «Raja memberi kakek nama apa?»
- Mengaplikasi: «Pohon kering berbunga»: anak berdiri seperti pohon kering, tangan ke atas, jari terkatup. Guru berjalan sambil berkata «Fuuh!»; anak yang dilewati membuka jarinya jadi bunga dan menyebut satu kebaikan yang bisa ia bagi. Tanya: «Apa yang terjadi pada pohon kering saat kakek menebar abu?»
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 2 (Shiro menggali guci emas) atau halaman 8 (dahan penuh sakura). Tanya: «Bagaimana Shiro membantu kakek dan nenek?»
- Merefleksi: Bahas: «Apa yang terjadi ketika tetangga meminjam lesung ajaib?», «Menurutmu, kenapa keajaiban hanya terjadi di tangan kakek yang baik hati?», «Kalau temanmu punya mainan bagus dan kamu ingin juga, apa yang sebaiknya kamu lakukan?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: Anak bergiliran menyebutkan satu benda yang jadi ajaib.
- Ulangi kata baru: iri, guci, lesung, mochi, kelopak.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu siram satu tanaman di rumah.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Bantuan Shiro: anak menceritakan Shiro menunjukkan guci emas dan dahan sakura.
- Lesung dipinjam: anak menyebutkan beras tetangga berubah jadi lumpur.
- Pohon berbunga: anak menceritakan pohon kering langsung berbunga merah muda.
- Ingin milik teman: anak menyebutkan satu hal yang sebaiknya ia lakukan.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai), catatan anekdot saat bermain.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): bacakan sampai halaman 10 seperti biasa; yang disederhanakan hanya ragam main dan pertanyaannya. Cukup satu ragam main «Pohon kering berbunga»; ganti mewarnai dengan menunjuk halaman 2 dan 4: «Shiro membantu kakek dengan cara apa?»
- Halaman 9: abu masuk ke mata tetangga; ini bukan hukuman, ia hanya menebar sembarangan. Kalau anak cemas, katakan: «Matanya perih sebentar, lalu ia minta maaf dan diberi mochi oleh kakek.»
- Kakek, nenek, dan tetangga tokoh cerita orang Jepang zaman dulu; ini kisah lama, bukan pelajaran agama. Sakura berbunga merah muda tiap musim semi di Jepang (halaman 10).