Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Keluarga · Subtopik: Rasa iri sembuh oleh maaf dan tugas baru
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Isis Mencari Osiris (mitos Mesir kuno, 10 halaman, 4 menit)
- Dimensi profil lulusan: Kolaborasi, Komunikasi, Penalaran Kritis
Tujuan pembelajaran
- Anak menceritakan bagaimana Set menjebak Osiris ke dalam peti.
- Anak menyebutkan siapa yang memberi tahu Isis arah peti itu hanyut.
- Anak menyebutkan tugas yang diberikan Osiris kepada Set.
- Anak menyebutkan satu kalimat untuk temannya saat hatinya iri.
Alat dan bahan
- Cerita Isis Mencari Osiris: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 3 atau 8 (cetak sesuai jumlah anak).
- Satu kotak kardus sebagai peti dan kertas bintang penghiasnya.
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Pernahkah kalian ingin dipuji seperti kakak atau teman?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Ini Osiris dan Isis. Mereka mengajari orang menanam gandum dan membuat roti. Kenapa rakyat sayang pada mereka?»
- Perkenalkan 3 kata: peti, berukir, hanyut.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 5. Berhenti sesudah halaman 5, saat akar pohon di Byblos memeluk peti. Tanya: «Menurut kalian, bagaimana Isis tahu ke mana peti itu pergi?»
- Memahami: Lanjutkan halaman 6 sampai 10. Jeda, lalu tanya: «Tugas apa yang diberikan Osiris kepada Set?»
- Mengaplikasi: «Penunjuk arah di tepi Nil»: guru menyembunyikan kotak «peti». Satu anak jadi Isis dan memejamkan mata; anak lain berjajar seperti anak-anak di tepi Nil, menunjuk arahnya sambil berseru «Kami lihat!». Isis mengikuti tunjukan sampai menemukan peti. Tanya: «Siapa yang memberi tahu Isis ke mana peti itu hanyut?»
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 3 (peti kayu berukir bintang emas). Tanya: «Bagaimana Set menjebak Osiris ke dalam peti?»
- Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Bagaimana Set menjebak Osiris ke dalam peti?», «Kenapa Set merasa iri kepada Osiris?», «Apa yang bisa kamu katakan kepada temanmu kalau hatimu terasa iri?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: Anak bergiliran menyebut satu kalimat untuk temannya saat hatinya iri.
- Ulangi kata baru: peti, berukir, hanyut, arus, musafir, menggeliat.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu puji satu hal baik dari saudaramu.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Jebakan peti: anak menceritakan Set mengunci peti lalu mendorongnya ke Nil.
- Penunjuk arah: anak menyebut anak-anak yang bermain di tepi Nil.
- Tugas untuk Set: anak menyebut Set jadi penjaga jalan gurun.
- Kalimat saat iri: anak menyebut satu kalimat untuk temannya.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai), catatan anekdot saat ragam main.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): berhenti di halaman 9, saat Osiris memeluk Set dan memberi tugas; lalu ceritakan: «Set menjaga jalan gurun, dan orang pun menyanyikan lagu tentang Set.» Cukup satu ragam main («Penunjuk arah di tepi Nil»); ganti mewarnai dengan menunjuk halaman 4: «Bagaimana Set menjebak Osiris ke dalam peti?»
- Kalau anak cemas melihat peti dikunci, katakan: «Peti itu empuk dan ada celah angin; Osiris tenang dan tertidur sampai Isis datang.»
- Osiris, Isis dan Set tokoh cerita orang Mesir kuno, bukan pelajaran agama. Jalan gurun itu jalan berpasir panas yang mudah membuat tersesat.