Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Bulan dan langit malam · Subtopik: Impian dan keluarga yang tetap dekat
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Hina dan Bulan (mitos Oseania — Polinesia, 9 halaman, 3 menit)
- Dimensi profil lulusan: Kreativitas, Komunikasi, Kemandirian
Tujuan pembelajaran
- Anak menyebutkan pekerjaan Hina dan alasan ia sangat sibuk.
- Anak menyebutkan bagaimana Hina bisa naik ke bulan.
- Anak menirukan irama pemukul kain tapa dan menyebut kain tapa dibuat dari apa.
- Anak menyebutkan satu impiannya dan siapa yang ingin ia ajak bercerita.
Alat dan bahan
- Cerita Hina dan Bulan: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 6 atau 9 (cetak sesuai jumlah anak).
- Lantai atau meja kosong untuk mengetuk irama bersama.
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Kalau kalian sedang asyik membuat sesuatu, tempat seperti apa yang paling enak?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Hina memukul kulit kayu dengan alat pemukulnya. Ia sedang membuat apa, ya?»
- Perkenalkan 3 kata: tapa, purnama, pemukul.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 3. Berhenti sesudah halaman 3, saat jalan keperakan muncul di atas laut. Tanya: «Menurut kalian, apa yang akan Hina lakukan dengan jalan cahaya itu?»
- Memahami: Lanjutkan halaman 4 sampai 9. Jeda, lalu tanya: «Kenapa keluarganya tidak sedih waktu Hina naik?»
- Mengaplikasi: «Tok, tok, tok»: anak duduk melingkar dan mengetuk lantai tiga kali bergiliran, mula-mula pelan lalu makin cepat, seperti pemukul Hina. Tanya: «Kain tapa dibuat dari apa?»
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 6 (Hina bekerja di bulan, kain putihnya dijemur di langit). Tanya: «Bagaimana Hina bisa naik ke bulan?»
- Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Apa pekerjaan Hina, dan mengapa ia sangat sibuk?», «Apa yang dilihat orang Pasifik pada bayang-bayang bulan purnama?», «Apa impianmu? Siapa yang ingin kamu ajak bercerita tentang impian itu?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: Anak bergiliran menyebut satu impiannya dan siapa yang ingin ia ajak bercerita.
- Ulangi kata baru: tapa, purnama, pemukul, keperakan, bayang-bayang, melambai.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu lihat bulan bersama dan lambaikan tangan.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Pekerjaan Hina: anak menyebut Hina membuat kain tapa dan semua orang memintanya.
- Naik ke bulan: anak menyebut Hina melangkah di jalan cahaya keperakan.
- Irama tapa: anak mengetuk tiga kali bergiliran dan menyebut kain tapa dari kulit kayu.
- Impian: anak menyebut satu impiannya dan satu orang yang ingin ia ajak bercerita.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai), catatan anekdot saat mengetuk irama.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): berhenti di halaman 7, saat Hina tersenyum kepada anak-anak dari bulan; lalu ceritakan: «Setiap bulan purnama Hina menuruni jalan cahaya untuk memeluk keluarganya, lalu kembali ke tempat kerjanya.» Cukup satu ragam main («Tok, tok, tok»); ganti mewarnai dengan menunjuk halaman 4: «Bagaimana Hina bisa naik ke bulan?»
- Hina dan Bulan adalah tokoh cerita orang Polinesia di Pasifik zaman dulu; ini kisah lama, bukan pelajaran agama.
- Kalau anak sedih karena Hina pergi jauh, katakan: «Hina tidak pergi jauh; setiap bulan purnama ia turun memeluk keluarganya.»