Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Jejak dan langkah · Subtopik: Mengaku salah lalu berbaikan
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Hermes Kecil dan Sapi-Sapi Apollo (mitos Yunani, 11 halaman, 4 menit)
- Dimensi profil lulusan: Komunikasi, Kreativitas, Penalaran Kritis
Tujuan pembelajaran
- Anak menceritakan bagaimana Hermes membuat jejak sapi menghadap arah salah.
- Anak menyebutkan dari apa Hermes membuat kecapi pertama.
- Anak mengucapkan kalimat maaf lalu berjabat tangan dengan temannya.
- Anak menceritakan satu kali ia meminta maaf dan apa yang terjadi.
Alat dan bahan
- Cerita Hermes Kecil dan Sapi-Sapi Apollo: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 2 atau 10 (sesuai jumlah anak).
- Enam jejak kaki dari kertas untuk ditempel di lantai.
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Pernahkah kalian melihat jejak kaki di tanah basah?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Ini Hermes yang baru lahir pagi tadi. Apa saja yang sudah bisa ia lakukan?»
- Perkenalkan 3 kata: tempurung, senar, kecapi.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar atau bacakan sampai akhir halaman 5, saat jejak sapi yang diikuti Apollo menuju arah yang salah. Tanya: «Menurut kalian, bisakah Apollo menemukan sapi-sapinya?»
- Memahami: Lanjutkan halaman 6 sampai 11. Jeda, lalu tanya: «Bagaimana Apollo tahu siapa yang mengambil sapinya?»
- Mengaplikasi: «Jejak mundur»: enam jejak kaki kertas ditempel di lantai menuju satu sudut. Anak berjalan mundur mengikutinya, lalu teman-teman menebak ke arah mana ia tadi berjalan. Tanya: «Bagaimana Hermes membuat jejak sapi menghadap arah yang salah?»
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 2 (Hermes memasang senar pada tempurung kura-kura). Tanya: «Dari apa Hermes membuat kecapi pertama?»
- Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Kenapa jejak sapi-sapi itu membingungkan Apollo?», «Bagaimana Hermes dan Apollo akhirnya berbaikan?», «Pernahkah kamu meminta maaf setelah berbuat salah? Apa yang terjadi kemudian?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: Anak berpasangan berkata «Maaf, aku salah» lalu berjabat tangan sebagai tanda berbaikan.
- Ulangi kata baru: tempurung, senar, kecapi, menyelinap, merumput.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu cari jejak kaki di halaman.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Jejak terbalik: anak menyebut sapi digiring mundur, kaki Hermes berdaun.
- Kecapi pertama: anak menyebut tempurung kura-kura yang dipasangi senar.
- Kalimat maaf: anak berkata «Maaf, aku salah» lalu berjabat tangan.
- Pengalaman sendiri: anak menceritakan satu kali ia meminta maaf.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai), catatan anekdot saat ragam main.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): berhenti di akhir halaman 8, sesudah Hermes minta maaf; ceritakan: «Sapi-sapi kembali lengkap, Hermes memberikan kecapinya sebagai tanda maaf, dan mereka bersahabat selamanya.» Cukup satu ragam main («Jejak mundur»); ganti mewarnai dengan menunjuk halaman 2: «Dari apa Hermes membuat kecapinya?»
- Jangan mengajak anak menirukan kenakalan menyembunyikan barang. Hermes tidak dihukum: ia mengaku salah dan mengembalikan sapinya. Kalau anak cemas ia akan dimarahi, katakan: «Zeus justru menahan tawanya.»
- Hermes, Zeus, dan Apollo tokoh cerita orang Yunani dulu; ini kisah lama, bukan pelajaran agama.