Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Perasaan: marah dan tenang · Subtopik: Sabar dan berani menjinakkan amarah
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Herkules dan Banteng Kreta (mitos Yunani, 12 tugas Herkules, 10 halaman, 3 menit)
- Dimensi profil lulusan: Kesehatan, Komunikasi, Kemandirian
Tujuan pembelajaran
- Anak menyebutkan cara Herkules melembutkan banteng: mengelus, berbicara pelan, lalu melepaskannya.
- Anak menarik napas dan berbicara pelan saat memerankan banteng yang marah lalu jinak.
- Anak menceritakan kembali urutan: mengamuk, dipegang tanduknya, jinak, berenang.
- Anak mewarnai halaman 7 dan menyebutkan siapa saja yang ada di laut.
Alat dan bahan
- Cerita Herkules dan Banteng Kreta: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 7 atau 9 (cetak sesuai jumlah anak).
- Selendang atau tali rafia yang kuat.
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Pernahkah kamu marah sekali sampai ingin menghentakkan kaki? Apa yang membuatmu tenang lagi?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Herkules naik apa?»
- Perkenalkan 3 kata: tanduk, mengamuk, jinak.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar cerita sampai halaman 4. Berhenti: «Banteng berlari ke arah Herkules seperti badai. Herkules tidak lari. Apa yang akan ia lakukan?»
- Memahami: Setelah halaman 10, diam sebentar. Tanyakan: «Di mana banteng tidur di akhir cerita?»
- Mengaplikasi: Pilih 2 ragam main. (a) Bermain peran «menenangkan banteng»: berpasangan; satu jadi banteng yang mendengus dan mengais tanah, satu jadi Herkules yang mengelus punggung teman dan berkata pelan «Sudah, kawan». Tukar peran. (b) Gerak «genggaman batu karang»: dua anak memegang ujung selendang dan menahan kuat tanpa menjatuhkan teman; saat guru bertepuk, keduanya berhenti dan menarik napas. (c) Mewarnai halaman 7 atau 9. Tanya sambil bermain: «Suara pelan atau keras yang membuat banteng tenang?»
- Merefleksi: Duduk melingkar, bahas «Kenapa penduduk Kreta takut pada banteng itu?», «Bagaimana Herkules menangkap banteng tanpa senjata?», «Kalau temanmu sedang marah besar, bagaimana kamu bisa membantunya menjadi tenang?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: anak-anak menirukan banteng mendengus, lalu wajah banteng yang tenang.
- Ulangi kata baru: tanduk, mengamuk, jinak, bergulat, ombak.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu ceritakan apa yang membuat banteng menjadi tenang.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Anak menyebutkan bahwa Herkules mengelus dan berbicara pelan kepada banteng.
- Anak menarik napas dan berbicara pelan saat bermain peran.
- Anak menceritakan kembali empat kejadian secara berurutan.
- Anak mewarnai halaman 7 dan menyebutkan banteng, Herkules, dan lumba-lumba.
- Dokumentasi: lembar mewarnai dan catatan anekdot saat bermain.
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): bacakan sampai halaman 7, lalu ceritakan singkat bahwa banteng dilepaskan. Satu ragam main saja: bermain peran menenangkan banteng. Pertanyaan cukup: «Apa kata Herkules kepada banteng?»
- Banteng yang mengamuk bisa menakutkan. Tekankan bahwa Herkules tidak memukul, hanya memegang tanduk sampai banteng lelah; adegan bergulat tidak diperagakan.
- Mitos dan legenda dunia: Kreta adalah pulau besar di Yunani, benua Eropa; lumba-lumba memang hidup di laut sana.