Identitas
- Kelompok usia: 4–6 tahun (TK A/B)
- Topik: Tolong-menolong · Subtopik: Sahabat yang berani dan menepati tugasnya
- Alokasi waktu: 60 menit (satu blok dalam hari belajar; bisa dibagi dua hari)
- Cerita: Hanoman Sang Kera Putih (cerita wayang, 11 halaman, 3 menit)
- Dimensi profil lulusan: Kolaborasi, Kemandirian, Komunikasi
Tujuan pembelajaran
- Anak menyebutkan mengapa Rama menitipkan cincinnya kepada Hanoman.
- Anak menyusun jembatan batu bersama teman, memindahkan balok satu per satu.
- Anak menceritakan bagaimana Hanoman menyeberangi laut menuju Alengka.
Alat dan bahan
- Cerita Hanoman Sang Kera Putih: pemutar «Putar di kelas» di laptop/proyektor, atau dibacakan guru.
- Kartu diskusi & kosakata (cetak 1 lembar untuk guru).
- Lembar mewarnai halaman 3 atau 8 (cetak sesuai jumlah anak).
- Balok atau kardus bekas sebagai batu jembatan.
Pembukaan (10 menit)
- Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
- Pertanyaan pemantik: «Kalau seorang teman berjanji menolong, bagaimana kita tahu ia sungguh-sungguh?»
- Tunjukkan gambar halaman 1: «Ini pasukan kera dari gunung. Menurut anak-anak, siapa pemimpin mereka?»
- Perkenalkan 3 kata: pasukan, utusan, menyelinap.
Inti (40 menit)
- Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 4. Berhenti di halaman 4, saat Hanoman mengecilkan tubuhnya dan menyelinap dari taman ke taman. Tanya: «Menurut anak-anak, di mana Hanoman akan menemukan Dewi Sinta?»
- Memahami: Lanjutkan sampai halaman 11. Jeda sebentar, lalu tanya: «Apa kata Rama kepada Hanoman di Ayodya?»
- Mengaplikasi: «Jembatan batu»: anak berbaris dari satu ujung karpet ke ujung lain, mengoper balok dari tangan ke tangan, lalu menderetkannya menjadi jembatan. Tanya: «Bagaimana caranya supaya jembatan ini cepat sampai ke seberang?»
- Mengaplikasi: Mewarnai halaman 3 (Hanoman melompat di atas ombak) atau halaman 8 (kera membangun jembatan). Tanya saat mewarnai: «Bagaimana Hanoman menyeberangi laut menuju Alengka?»
- Merefleksi: Bahas bersama: «Mengapa Rama menitipkan cincinnya kepada Hanoman?», «Apa yang terjadi ketika ekor Hanoman dibakar?», «Bagaimana pasukan kera membantu Rama sampai ke Alengka?»
Penutup (10 menit)
- Recalling: Anak menyebutkan satu hal yang dilakukan Hanoman untuk Rama.
- Ulangi kata baru: pasukan, utusan, menyelinap, lincah, geger.
- Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu ceritakan satu tugas yang kamu selesaikan sendiri.
- Doa penutup dan salam.
Asesmen (observasi)
- Tanda dari Rama: anak menyebutkan cincin itu tanda bahwa Hanoman utusan Rama.
- Bekerja bersama: anak mengoper balok dalam barisan dan meletakkannya berderet menjadi jembatan.
- Menyeberangi laut: anak menceritakan Hanoman mundur, melompat, lalu diangkat angin melewati ombak.
- Dokumentasi: hasil karya (lembar mewarnai), catatan anekdot saat «Jembatan batu».
Catatan untuk guru
- Untuk kelompok A (4 tahun): berhenti di halaman 10, saat Rama merangkul Hanoman dan berkata, «Engkau sahabat terbaik yang pernah kumiliki»; satu ragam main («Jembatan batu»); ganti mewarnai dengan menunjuk halaman 3: «Bagaimana Hanoman menyeberangi laut?»; tanyakan dua pertanyaan pertama.
- Ekor yang dibakar tidak perlu diperagakan. Kalau anak takut, katakan: «Api tidak melukai Hanoman; ia terjun ke laut dan pulang selamat.» Di halaman 9 kesaktian Rahwana hilang, tidak ada yang terbunuh.
- Halaman 11 menyebut dalang yang memainkan kisah ini di layar wayang. Kalau ada anak pernah menonton wayang, beri kesempatan bercerita.