← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Dua Belas Putri Menari

Usia 3–7 · 3 menit 44 detik · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Sepatu siapa yang pernah robek? Karena apa?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Pintu dikunci, tapi sepatu robek setiap pagi. Apa yang para putri lakukan malam-malam?»
  4. Perkenalkan 3 kata: teka-teki, jubah, ranting.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Putar halaman 1–4. Berhenti saat prajurit pura-pura minum lalu mendengkur. Tanya: «Prajurit hanya pura-pura tidur. Ke mana para putri akan pergi?»
  2. Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10. Jeda, lalu tanya: «Apakah raja marah setelah tahu rahasianya?»
  3. Mengaplikasi: «Menari sampai tengah malam»: guru bertepuk berirama, anak menari bebas seperti dua belas putri. Saat tepukan berhenti, guru berkata «tengah malam» dan semua membeku. Yang masih bergerak pura-pura sepatunya robek.
  4. Mengaplikasi: «Jubah tak terlihat»: anak berbaris berjinjit sebagai para putri menuruni tangga. Satu anak memakai selendang sebagai prajurit dan mengikuti tanpa suara. Lalu menyusun tiga kertas bergambar: tangga, hutan, perahu.
  5. Mengaplikasi: Mewarnai halaman 6 (hutan berdaun perak dan emas) atau 8 (putri menari di istana).
  6. Merefleksi: Duduk melingkar. Bahas: «Mengapa sepatu para putri selalu robek setiap pagi?», «Nasihat apa yang diberikan nenek kepada prajurit?», «Bukti apa yang dibawa prajurit kepada raja?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: Bergiliran, anak menyebutkan tempat yang dilewati para putri sesuai urutan: tangga, hutan, danau, istana.
  2. Ulangi kata baru: teka-teki, jubah, ranting, mendengkur, mendayung.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu ceritakan satu hal yang kamu simpan sendiri.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru