← Kembali
Rencana kegiatan · RPPH

Dewi Sri dan Asal Usul Padi

Usia 3–7 · 2 menit 58 detik · 10 halaman

Identitas

Tujuan pembelajaran

Alat dan bahan

Pembukaan (10 menit)

  1. Salam, doa pembuka sesuai kebiasaan sekolah, absen.
  2. Pertanyaan pemantik: «Tadi pagi siapa yang makan nasi? Nasi itu berasal dari tanaman apa?»
  3. Tunjukkan gambar halaman 1: «Dahulu belum ada sawah di sini. Menurut anak-anak, orang mencari makan di mana?»
  4. Perkenalkan 3 kata: umbi-umbian, berundak, bulir.

Inti (40 menit)

  1. Memahami: Putar atau bacakan halaman 1 sampai 5. Berhenti di halaman 5, saat langit memanggil Dewi Sri pulang dan air matanya jatuh ke tanah yang basah. Tanya: «Menurut anak-anak, apa yang akan tumbuh di tempat air mata itu jatuh?»
  2. Memahami: Lanjutkan sampai halaman 10. Jeda sebentar, lalu tanya: «Apa yang dimakan penduduk sesudah padi tumbuh di sawah?»
  3. Mengaplikasi: «Sawah berundak»: guru menandai tiga petak bertingkat dengan tali. Anak bergiliran mengoper wadah air dari petak atas ke petak bawah, lalu jongkok merawat tanah dengan menekankan jari. Tanya: «Apa saja yang diajarkan Dewi Sri kepada para petani?»
  4. Mengaplikasi: Mewarnai halaman 6 (padi yang pertama tumbuh) atau halaman 8 (sawah menguning). Tanya saat mewarnai: «Dari mana tanaman padi pertama tumbuh?»
  5. Merefleksi: Bahas bersama: «Apa yang dimakan orang-orang sebelum ada padi?», «Apa saja yang diajarkan Dewi Sri kepada para petani?», «Nasi yang kamu makan berasal dari padi. Siapa saja yang bekerja supaya nasi sampai ke meja kita?»

Penutup (10 menit)

  1. Recalling: Anak menyebutkan satu warna sawah dalam cerita: hijau atau kuning keemasan.
  2. Ulangi kata baru: umbi-umbian, berundak, bulir, pulen, selendang.
  3. Pesan untuk di rumah: dengarkan cerita lagi bersama orang tua (kode PR dari guru), lalu tanyakan siapa yang memasak nasi di rumah.
  4. Doa penutup dan salam.

Asesmen (observasi)

Catatan untuk guru